KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumlah pejabat tinggi negara di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (5/11/2025). Agenda tersebut membahas langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas politik nasional, memperkuat fondasi ekonomi, serta meningkatkan investasi di Indonesia.
Pertemuan itu dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menurut keterangan tertulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Budi Arie Setiadi Kembali Pimpin Projo Periode 2025–2030, Logo Organisasi Siap Bertransformasi
“Presiden menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan demi mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tulis Seskab dalam keterangan resminya.
Selain membahas arah kebijakan ekonomi nasional, Presiden Prabowo juga menekankan perlunya koordinasi lintas sektor agar pembangunan nasional berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menyebut bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai tanpa kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, serta pihak swasta.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi di tengah dinamika global yang terus berubah. Pemerintah bertekad memastikan arah kebijakan ekonomi nasional tetap solid, stabil, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.
BACA JUGA: Kongres VI Partai Demokrat: Untuk Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Pertemuan di Istana Merdeka tersebut juga menjadi sinyal kuat bagi dunia usaha, baik domestik maupun internasional, bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dengan memperkuat sinergi antarlembaga dan memperjelas arah kebijakan, pemerintah berharap dapat menarik lebih banyak investasi berkualitas yang mampu membuka lapangan kerja baru serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. (KSC)








