RS Chevani Diduga Celakakan Pasien Dengan Salah Memberi Obat



Mendengar pernyataan dari Dokter spesialis penyakit dalam tentang penyakit kakaknya, dirinya mengaku tidak terima dan merasa tertipu. Karena tepatnya pada hari Sabtu (10 April 2021) Dokter yang berada di IGD menyatakan bahwa kakaknya terkena sakit tifus, maka selama dua hari berada di RS Chevani diberikan obat untuk penyakit Tifus.

Dengan kesal Jona mengatakan kepada media, “Disini kami membayar mahal kurang lebih Rp.5.000.000 (Lima Juta Rupiah) untuk merawat kakak saya yang di nyatakan sakit tifus, namun apa hasil yang kami dapat, bukan tambah sehat tapi bisa jadi Kakak saya tambah sakit karena obat yang tidak sesuai di konsumsinya,” tegas Jona Rajagukguk dengan nada kesal.

Merasa tidak senang atas pelayanan yang diberikan oleh RS Chevani, dengan berat hati Selasa(13 April 2021) dirinya langsung membawa kakaknya keluar dari RS Chevani, dan meminta pertolongan wartawan untuk meluruskan permasalahan yang ada.

Baca juga: Pemko Tebingtinggi Raih Predikat Baik di Sumut Pada Rapat Koordinasi dan Supervisi KPK


Menanggapi hal tersebut, kliksumut.com dan empat orang wartawan lainnya, didampingi oleh adik korban, Jona Rajagukguk langsung mendatangi RS Chevani untuk mengkonfirmasi kebenarannya,

Setibanya di RS Chevani wartawan yang hendak menemui humas RS Chevani untuk keperluan konfirmasi tersebut diperkenankan menunggu, setelah satu jam menunggu tidak ada satu orang pun yang menemui wartawan untuk memberikan keterangan atas kejadian di atas. bersambung. (Windu Hasibuan)

Pos terkait