Rizki Atlet Cricket PON Sumut Raih Emas dan Perunggu PON 2024

Rizki Atlet Cricket PON Sumut Raih Emas dan Perunggu PON 2024
Ardianti Rizki Putri Atlet Cricket Sumut PON XXI/2024 Aceh-Sumut

EDITOR: Bambang Nazaruddin

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Empat atlet cricket Kota Medan dipercaya memperkuat kontingen Sumatera Utara (Sumut) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang digelar pada 2-14 Septembet 2024. Dalam perhelatan olahraga tanah air yang digelar empat tahun tersebut, mereka berhasil mempersembahkan 1 medali dan 2 perunggu di kategori putri.

Salah satunya, cewek bernama lengkap Ardianti Rizki Putri yang dipercaya sebagai kapten tim cricket putri Sumut. Sebeluma berlaga di arena PON 2024 yang digelar di Lapangan Cerdas, Lubukpakam, Deliserdang. Cewek berhijab ini bersama tim fokus latihan dalam program Training Center (TC) di Batalyon Komando 469 Kopasgat Polonia Medan, dari Senin hingga Sabtu.

TC yang merupakan program Pengurus Provinsi (Pegrprov) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Sumatera Utara (Sumut) dengan misi prestasi emas. Target bagi mantan atlet silat ini bersama tim dengan genggaman keping emas sebagai hadiah buat masyarakat Sumut akhirnya terwujud.

“Tentu kami bangga atas prestasi yang diraih atlet putri Medan ini. Kami harus bisa mengambil pelajaran berharga dari kesempatannya memperkuat Kontingen Sumut”, ujarnya atlet yang berdomisili di jalan Pimpinan Medan ini, Rabu (25/9/2024).

Alumni SMA Negeri 15 Medan ini tidak pernah menyangka olahraga cricket yang semula tidak digemarinya, kini telah membawanya menjadi bagian dari tim putri cricket PON Sumut. Mantan atlet PPLP Sumut mengaku pada awalnya, tidak menyukai olahraga cricket. Olahraga yang satu ini juga asing baginya yang dari kecil sudah belatih silat di Perguruan Tapak Suci Medan.

Namun, seiring perjalanan waktu ingin mendulang prestasi dimulai saat dirinya merasa sedikit tertarik dengan salah satu bagian dalam permainan cricket yaitu melempar bola. Bagi anak dari pasangan Ardial dan Yanti Ningsih, hal melempar ini tidak asing dengan kebiasaannya saat duduk di bangku SMP bermain bola kasti bersama teman-teman sekelas.

BACA JUGA: Cricket Sumut Prestasi Emas Diarena PON Aceh-Sumut

Bacaan Lainnya

“Saat awal melihat orang bermain cricket, saya hanya tertarik di bagian melempar bola atau istilah cricket bawling. Bagi saya ini lebih mudah karena kebiasaan bermain kasti dengan teman-teman sekolah pada masa SMP dulu”, ujar cewek yang akrab di sapa Rizki saat melihat atlet cricket berlatih di lapangan Astaka Jalan Wiliam Iskandar Medan pada 2023 lalu.

Atlet yang dilahirkan 23 tahun silam ini menuturkan kompetisi olahraga antar atlet se-Indonesia bertajuk PON XXI/2024 di Aceh-Sumut begitu seru untuk tampil di podium satu. Berbagai persiapan baik strategi, disiplin, kekompakan tim dan fisik terus dimatangkan. Keberadaan tim cricket putri Sumut semakin mantap dan solid, seiring dengan proses adaptasi yang dilakukan dari hari ke hari jelang laga menuju PON 2024. Hal ini tentu perlu dijaga dengan baik supaya kekompakan tersebut untuk membuahkan prestasi.

Alumni STOK Bina Guna Medan ini telah berbulan-bulan lamanya menjalani Pelatda, membuat rasa jenuh melanda tim cricket Sumut yang dipersiapkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut. Sebagai obat penawarnya, bersama tim ke Pantai Sri Mersing Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdangbedagai sebagai tempat latihan alternatif pada Minggu (18/8/2024). Usai latihan fisik para atlet rekreasi untuk menikmati suasana pantai tersebut. Untuk memeriahkan suasana, pengurus juga mengadakan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke-79 RI.

Anak bungsu dari dua bersaudara ini mengatakan para atlet juga butuh refreshing, guna menghilangkan kepenatan selama berbulan-bulan berlatih pagi dan sore dalam program Pelatda.

Lebih lanjut pemilik tinggi 169 cm dan berat badan 65 menuturkan setiap aktivitas yang dilakukan atlet, pasti membutuhkan momen istirahat. Sejenak melepas lelah atau mencari suasana baru adalah bagian dari refreshing. Bayangkan, kalau seseorang atlet tidak memiliki waktu untuk jalan-jalan atau liburan, hal tersebut pasti akan memberikan efek negatif terhadap diri atlet tersebut. Tentunya efek negatif bagi seorang atlet yang kurang refreshing yakni tingkat stres pastinya akan lebih tinggi.

“Ya sebagai atlet juga butuh untuk refreshing sejenak, para atlet menjalani latihan yang cukup berat selama latihan sebagai persiapan menuju PON. Karena jika para atlet refresing maka dalam bertanding juga akan bisa fokus tanpa ada tekanan serta semangat. Fokus dalam bertanding itu penting, sehingga kemenangan dapat diraih dan para atlet dapat mempersembahkan emas dan perunggu kepada tim Sumut,”papar Rizky.

BACA JUGA: Sumut Kontra Bali di Semifinal Cabor Cricket Kategori Last Man Stands

Dikatakan Rizki, kami sebagai atlet berhasil menutup tahun 2024 dengan raihan prestasi. Tak hanya itu, pengalaman yang didapatkan juga semakin memacu kualitas permainan para atlet.

“Pada PON tahun ini, para atlet berkesempatan untuk mengenal dan berbagi pengetahuan dengan atlet berkualitas dari provinsi lainnya. Hasil raihan prestasi merupakan support dan dukungan yang diberikan Pemprovsu, KONI Sumut, Pengprov PCI Sumut, pelatih, orang tua dan rekan-rekan satu tim,” tutupnya. (KSC)

Pos terkait