KLIKSUMUT.COM | SERDANGBEDAGAI ~ Ribuan umat Kristiani yang terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) memadati Wisma Karina, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (16/12/2025). Mereka mengikuti kebaktian Perayaan Natal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita.
Perayaan Natal Pemkab Sergai tahun 2025 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Panitia juga menetapkan subtema “Melalui Perayaan Natal, Mari Kita Wujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Kabupaten Serdangbedagai yang Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan.”
BACA JUGA: Polres Karo Rayakan Natal 2025, Berlangsung Hidmat dan Sukacita
Prosesi Natal Penuh Makna
Panitia Natal membuka rangkaian kebaktian dengan prosesi masuk ke tempat ibadah. Prosesi tersebut melibatkan panitia Natal, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pendeta.
Selanjutnya, para tokoh secara simbolis menyalakan lilin Natal. Pengkhotbah, Ketua Umum Panitia Natal, perwakilan Bupati Serdangbedagai, Ketua DPRD, Ketua PGID, perwakilan ASN, serta anak-anak Sekolah Minggu turut ambil bagian dalam prosesi sakral tersebut.
BACA JUGA: GMKI Rantauprapat Rayakan Natal Bersama, Tegaskan Peran Mahasiswa Hadirkan Perubahan Positif
Ibadah Meriah dan Penuh Sukacita
Umat Kristiani mengikuti kebaktian dalam suasana yang meriah dan penuh sukacita. Dua naimarata memimpin puji-pujian Natal yang berpadu dengan rangkaian liturgi, sehingga ibadah berlangsung semakin khidmat.
Pendeta Fery Semuruk, SE, MAg., menyampaikan renungan Natal yang menekankan makna Natal sebagai momentum perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Ia mengajak umat untuk tidak memaknai Natal sebatas perayaan seremonial.
“Manusia, gereja, dan organisasi tidak dapat mengubah hidup kita—hanya Yesus yang sanggup mengubah. Karena itu, dengarkan firman Tuhan dengan hati terbuka, sebab firman adalah janji Allah bagi hidup kita,” ujarnya.
BACA JUGA: Perayaan Natal Oikumene Kecamatan Perbaungan Berlangsung Penuh Hikmat dan Sukacita
Ia menegaskan bahwa perubahan sejati lahir ketika umat tidak hanya mendengar firman Tuhan, tetapi juga menghidupi kebenaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman iman yang benar, lanjutnya, akan melahirkan tindakan yang benar dan membawa berkat bagi keluarga, gereja, serta lingkungan sekitar.
Pengharapan untuk Serdangbedagai
Panitia menutup perayaan Natal dengan doa bersama. Umat memanjatkan pengharapan agar mereka senantiasa menghormati Tuhan, menjaga keluarga sebagai rancangan Allah, serta menghidupi nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat Serdangbedagai yang sejahtera dan berkelanjutan.
Usai kebaktian, panitia melanjutkan acara dengan kegiatan umum. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi laporan Ketua Panitia Natal, sambutan tokoh agama dan masyarakat, sambutan Ketua DPRD Serdangbedagai, penyerahan bingkisan Natal, serta arahan dan bimbingan dari Bupati Serdangbedagai. (KSC)
REPORTER: Liberti Lubis








