MEDAN | kliksumut.com – Dandim 0201/BS Kolonel Inf Agus Setiandar S.I.P. menghadiri rapat koordinasi penegakan disiplin Protokol Kesehatan dan penanganan Covid-19 di Daerah, bersama Mendagri Jendral Polisi (Purn) Tito Carnavian, melaui V-con bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Medan Jln. Jenderal Sudirman No. 35, Kelurahan. Jati, Kecamatan. Medan Maimun. Senin, (03/05/2021).
Rapat tersebut adalah penjelasan dampak penyebaran wabah Covid-19 oleh Kemenkes, terutama yang bahaya virus yang baru muncul di Negara India dengan varian kasus baru yaitu B.117, B.1617, B.1.351.
Kepala BNPB Letjen TNI (Purn) Doni Monardo menjelaskan, untuk saat ini kasus aktif lebih tinggi 5.559 % dan saat ini naik 6.566%, dimohon kepada kepala daerah agar di tingkatkan kepedulian kepada masyarakatnya, di karenakan naiknya angka yang aktif dan kematian karna Virus Covid-19.
Baca juga: Paulo Minta Maaf Ke Manajemen dan Suporter PSMS
“Meskipun adanya PPKM Micro,
ada beberapa daerah yang naik peningkatan Covid-19, diantaranya yaitu pulau Sumatera diantaranya, Riau 4,864% dan Sumatera Barat 2,461%,” jelas Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.
Sebagi prajurit TNI, Polri harus bekerja lebih keras terutama melakukan pemantauan domestik maupun non domestik dari WNI dan WNA, jangan ada yang bermain-main untuk kordinasi. Tegas Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.
Baca juga: BPS Sumut: Daging Sapi Pemicu Inflasi April 2021
“Kepada Bapak Gubernur dan Wali Kota di daerah, setiap ke datangan WNA yang masuk ke Indonesia wajib diperiksa Dokumen kelengkapan dan agara di antisipasi,” jelas Kepala BNPB.
Di tempat yang sama Mentri Perhubungan Budi Karya Suryadi menambahkan, Bahwa masa di bulan Januari sampai dengan Mei banyaknya kegiatan-kegiatan berlibur, ini jadi suatu permasalahan yang harus kita sama-sama menghimbau kepada masyarakat.








