MEDAN | kliksumut.com – Kinerja PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan meliputi dua provinsi, yakni Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh, tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19.
Kendati tidak begitu besar pertumbuhan Out Standing Loan (OSL) dibandingkan sebelum masa pandemi, tapi kinerja PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan membukukan pencapaian 4,1 triliun rupiah atau 3,7 persen kenaikan di Triwulan I tahun 2021.
Demikian disampaikan Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Edwin S Inkiriwang kepada awak media, Selasa, 13 April 2021.
Baca juga: Kapolres Karo: Grand Strategi Polri Menuju Polri Unggul
Diakui Edwin, pandemi membuat ekonomi tidak bisa bergerak. “Bisnis gadai pun terimbas pandemi. Namun, seiring dengan waktu gairah bisnis gadai kembali bergerak di masa pandemi ini,” ungkap Edwin.
Edwin memprediksi, ekonomi negeri akan segera bangkit. “Kuncinya adalah vaksinisasi. Setelah dilakukan vaksinisasi secara menyeluruh, dipastikan ekonomi akan bergerak maju. Bisnis gadai di Pegadaian pasti akan ikut tumbuh,” beber Edwin.
*Fitur Baru Pegadaian*
Pandemi Covid-19 tidak membuat PT Pegadaian (Persero) berhenti berinovasi. Malahan di tengah pandemi ini, PT Pegadaian (Persero) tetap eksis dengan mengenalkan fitur produk barunya.
Baca juga: RS Chevani Diduga Celakakan Pasien Dengan Salah Memberi Obat
Ada beberapa fitur produk baru Pegadaian yang dapat dimanfaatkan masyarakat di masa pandemi ini. Berikut ini fitur baru PT Pegadaian yang diluncurkan pada tahun 2021, adalah :
1. Gadai Harian
Produk gadai harian sangat cocok bagi masyarakat yang membutuhkan dana jangka pendek, seperti pedagang pasar, ibu rumah tangga dan pelaku usaha ultra mikro.






