Tertundanya kompetisi cukup lama disebutkan membuat PSMS Medan menelan kerugian yang tidak sedikit, terutama untuk kontrak dan membayar gaji pemain.
Ketidakpastian inilah yang kemudian menyebabkan PSMS Medan terpaksa harus membubarkan tim sampai waktu yang belum bisa dipastikan.
Hal ini yang mendasari PSMS Medan meminta agar PSSI agar membubarkan saja kompetisi 2020-2021.
Dalam surat resmi tersebut, menurut King, PSMS Medan tidak hanya meminta agar kompetisi dibubarkan, tetapi agar PSSI merevisi pengurus yang dianggap tidak sejalan.
Baca juga: Mengenang Jasa Legenda PSMS, Akan Digelar Laga Amal
“Kita juga meminta agar pengurus direvisi agar pengurus PSSI nanti benar-benar sejalan,” kata King.
Poin lain yang disampaikan adalah agar PSSI menetapkan figur Sekjen PSSI defenitip.







