PSMS Medan Gelar Laga Persahabatan dengan Garudayaksa FC, Tampil Memukau Meski Kalah

PSMS Medan Gelar Laga Persahabatan dengan Garudayaksa FC, Tampil Memukau Meski Kalah
PSMS Medan menggelar pertandingan persahabatan melawan Garudayaksa FC, di Stadion Utama Sumatera Utara. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | DELISERDANG – PSMS Medan menggelar pertandingan persahabatan yang penuh makna melawan Garudayaksa FC, Sabtu malam, di Stadion Utama Sumatera Utara. Laga yang dimulai pukul 19.00 WIB ini bukan hanya sebagai uji coba biasa, namun juga menjadi ajang penting bagi manajemen baru PSMS Medan untuk menunjukkan komitmen dan semangat baru menjelang dimulainya Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026.

Laga yang digelar di hadapan ribuan suporter ini menjadi ajang perkenalan bagi manajemen baru klub. Presiden Klub PSMS, Fendi Jonathan, menyatakan bahwa perubahan manajemen ini bertujuan untuk membawa PSMS Medan kembali ke Liga 1.

“Dengan manajemen baru ini, kami yakin PSMS bisa mencapai posisi terbaik dan naik ke Super League (Liga 1). Proses pergantian manajemen berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kami akan terus berkolaborasi untuk memajukan tim kebanggaan kita,” ujar Fendi dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, didampingi oleh Pelatih Kas Hartadi dan Kapten Zikry Ferdiansyah.

Fendi juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen lama atas dedikasinya yang telah membawa PSMS sampai ke titik ini. “Kami sangat berterima kasih atas dedikasi manajemen lama, tanpa mereka kita tidak akan bisa berada di sini. Saya juga ingin meminta dukungan dari masyarakat Sumatera Utara agar PSMS Medan semakin berkembang dan lebih baik ke depannya,” tambah Fendi.

BACA JUGA: Resmi! Kas Hartadi Ditunjuk Jadi Pelatih PSMS Medan, Siap Antar Ayam Kinantan Promosi ke Liga 1

Bacaan Lainnya

Walaupun persiapan tim terbilang singkat, Fendi tetap optimistis PSMS Medan akan bisa mencapai tujuan utama mereka untuk kembali ke Liga 1. “Meski persiapan kami singkat, kami yakin bisa mencapai Liga 1 musim depan. Kami akan bekerja dengan profesionalisme tinggi untuk mewujudkan itu,” tutupnya penuh keyakinan.

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh pemain PSMS Medan melakukan penghormatan yang penuh haru kepada almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojek online yang meninggal dunia dalam aksi demo di Jakarta beberapa waktu lalu. Sebagai bentuk belasungkawa, para pemain mengenakan ban hitam di lengan kiri dan menghentikan sejenak aktivitas di lapangan untuk melakukan hening cipta.

“Ini sebagai bentuk penghormatan dan rasa bela sungkawa kami kepada Affan Kurniawan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Kas Hartadi, pelatih kepala PSMS Medan, dalam wawancara singkat sebelum pertandingan dimulai.

Meskipun bermain di kandang sendiri, PSMS Medan harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Garudayaksa FC. Namun, Pelatih Kas Hartadi tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa hasil pertandingan ini tidak menjadi ukuran utama, mengingat fokus utama mereka adalah persiapan untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.

“Meski kalah, kami tetap menjaga semangat tinggi. Kondisi pemain memang sedikit kelelahan setelah tiga laga uji coba berturut-turut, tapi kami akan terus berjuang. Ini bukan akhir, namun awal dari perjalanan kami menuju Liga 1,” kata Kas penuh semangat.

BACA JUGA: Kandang PSMS Medan Sah di Stadion Utama Sumut Musim Ini, Atas Izin Gubernur

Pelatih yang dikenal dengan pendekatan taktis ini juga memastikan bahwa skuad PSMS Medan sudah lengkap dengan total 28 pemain. Satu pemain asing yang belum tiba di Medan dipastikan segera bergabung. “Tim kami sudah siap, hanya tinggal menunggu satu pemain asing yang saat ini sedang dalam perjalanan. Kami yakin dengan persiapan ini, PSMS Medan akan jauh lebih baik di musim mendatang,” tambah Kas.

Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari manajemen serta suporter, PSMS Medan siap menatap tantangan besar di musim depan. Kini saatnya Ayam Kinantan bangkit, lebih kuat, dan lebih siap untuk bersaing di Liga 2, dengan harapan besar bisa kembali ke Liga 1 dalam waktu dekat.

Para suporter PSMS Medan tentu menanti gebrakan besar dari tim kesayangan mereka. Apakah dengan manajemen baru ini, PSMS Medan bisa menorehkan sejarah baru? Waktu yang akan menjawab! (KSC)

Pos terkait