Proyek Drainase Pemko Medan Amburadul, Tiang PLN dan Telkom Tumbang

MEDAN | kliksumut.com Proyek galian drainase Pemko Medan di Medan Polonia amburadul bukti tiang milik PLN dan Telkom tumbang di Jalan Karya Sejati simpang Karya Darma, Kelurahan Medan Polonia Kec. Polonia akibat ketidak profesional dalam mengerjakan proyek tersebut.

Berdasarkan pantuan akibat proyek yang tidak beres tiang listrik PLN dan tiang Telkom tumbang dan terlihat galian tanah menumpuk disana-sana yang sangat mengganggu pengendara dan pejalan kaki saat ini.

Baca : Polrestabes Medan Bersama Pemko Bentuk Tim Terpadu Penyelesaian Masalah Masjid Amal Silaturahim

Dan, bukan kali ini saja sebelumnya Gara-gara galian drainase tembok yang menjadi pagar rumah warga sepanjang 150 meter di Jalan Pengilar, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan ambruk.

Peristiwa itu terjadi hari Selasa (10/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Tembok yang ambruk berada di tanah milik warga bernama Yacob (65).

Bacaan Lainnya

Ketua Forga 1234, Fakhruddin mengatakan menunjukkan bahwa kinerja Dinas PU perlu dievaluasi dengan cermat karena sudah sering terjadi kerusakan dan gangguan terhadap kepentingan umum. Dalam menunjuk pihak pengerjaan proyek kelihatan tidak profesional dan asal-asalan dalam mengerjaan proyek di drainase di kota Medan.

“Ada apa ini dengan pihak ketiga atau pemborong pengerjaan proyek kok sepertinya tidak becus. Kayak abal-abal gitu ! Tolong Plt Walikota segera mengevaluasi semuanya dari Dinas PU dan pemborong yang amatiran ini. Belum lagi tanah galian berserak di mana-mana dan lambat sekali dalam mengerjakan. jiak nggak mampu segera ganti pemborongnya kalau bisa ganti Kadis PU-nya sekalian kalau tak beres seperti ini,” tegasnya.

Baca : Gedung Supermarket Pertama Medan Warenhuis Ada Pemiliknya, Akan Tuntut Pemko Medan

Menurut salah seorang warga Jalan Karya Bersama mengatakan sudah sering mati lampu di sini malah tumbang pula tiang PLN gara-gara galian drainase. “Belum lagi lumpur di mana ketika hujan tiba soalnya saat menggali mereka lambat untuk mengangkut tanah galian dan dibiarkan berserak di mana-mana dan sangat mengganggu pengendara. Pemko Medan tak becus tolong pak Walikota turun ke lokasi lihat sendiri jangan duduk di kursi mu saja,” terangnya. (Kcu)

Pos terkait