KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak bersama jajaran pejabat utama TNI Angkatan Darat di Istana Merdeka, Kamis (16/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai tugas strategis yang tengah dijalankan TNI AD, khususnya dalam mendukung pembangunan nasional dan pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Indonesia.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa KSAD melaporkan sejumlah capaian konkret, salah satunya percepatan pembangunan jembatan gantung perintis.
“Dalam tiga bulan ini, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Jumat(17/6/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi solusi vital untuk membuka akses antarwilayah, khususnya di daerah terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau.
BACA JUGA: Seminar Nasional BPD: Peran Strategis BPD di Tengah Penurunan TKD
Selain infrastruktur, TNI AD juga berperan aktif dalam pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Sumatera.
Dalam periode yang sama, TNI AD berhasil merampungkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak, sekaligus membangun 300 titik sumber air bersih untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Langkah ini dinilai sangat penting dalam memastikan keberlangsungan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terdampak.
Teddy menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. TNI AD bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mempercepat pembangunan fasilitas umum hingga ke pelosok desa.
“Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas umum dapat menjangkau daerah terpencil secara cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.
BACA JUGA: Fadli Zon Tinjau Klenteng See Hin Kiong Padang, Dorong Jadi Cagar Budaya Nasional
Langkah cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terpencil.
Selain memperkuat konektivitas, program ini juga menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam membangun fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan sinergi antara TNI dan kementerian terkait, diharapkan pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan pascabencana dapat terus dipercepat demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (KSC)
TIM REDAKSI





