Polrestabes Medan Bongkar Home Industri Vape Narkoba, WNA Diamankan dalam Jaringan Internasional

Polrestabes Medan Bongkar Home Industri Vape Narkoba, WNA Diamankan dalam Jaringan Internasional
Polrestabes Medan berhasil membongkar praktik home industri pod vaping liquid yang diduga mengandung narkotika di Kota Medan. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan seorang warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran vape narkoba lintas negara.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Polrestabes Medan berhasil membongkar praktik home industri pod vaping liquid yang diduga mengandung narkotika di Kota Medan. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan seorang warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran vape narkoba lintas negara.

Pengungkapan ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena modus peredaran narkotika melalui vape atau pod liquid dinilai semakin marak dan mulai menyasar kalangan anak muda hingga pelajar.

Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan internasional di balik peredaran vape narkoba tersebut.

“Pengungkapan ini merupakan langkah serius kepolisian dalam memutus rantai peredaran vape getar yang mulai menyasar generasi muda,” ujar Jean Calvijn Simanjuntak, Jumat (22/5/2026).

Dalam operasi yang dilakukan Satresnarkoba Polrestabes Medan, petugas menemukan adanya praktik produksi liquid vape yang diduga mengandung zat narkotika dan dipasarkan secara ilegal.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga menangkap seorang warga negara asing yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba lintas negara.

Pihak kepolisian menduga jaringan tersebut melibatkan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Rafli Yusuf Nugraha menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, jalur masuk pod narkoba terbaru berasal dari Malaysia melalui wilayah Tanjung Balai.

Bacaan Lainnya

Setelah masuk ke Indonesia, barang tersebut kemudian diedarkan ke sejumlah kota besar, termasuk Medan.

BACA JUGA: Bobby Nasution Soroti ASN Terlibat Vape Narkoba, Sanksi Tegas hingga Pemecatan Disiapkan

“Jalur masuk pod narkoba terbaru diketahui berasal dari Malaysia melalui Tanjung Balai sebelum diedarkan ke sejumlah kota besar di Indonesia,” kata Rafli Yusuf Nugraha.

Sebelumnya, polisi juga pernah mengungkap jaringan serupa yang berkaitan dengan Thailand.

Polisi mengungkap para pelaku menggunakan berbagai modus untuk mengedarkan vape narkoba. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran.

Selain itu, distribusi barang juga dilakukan menggunakan jasa ojek online untuk menghindari kecurigaan aparat.

Modus ini dinilai sangat berbahaya karena menyasar pengguna muda yang kerap menganggap vape sebagai produk gaya hidup biasa.

Saat ini, Polrestabes Medan masih mendalami kemungkinan adanya jalur distribusi lain yang masuk ke Kota Medan maupun wilayah Sumatera Utara.

Polisi juga tengah menelusuri pemasok utama bahan baku liquid serta jaringan pemasaran digital yang digunakan pelaku.

Pengungkapan home industri vape narkoba tersebut menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika dengan modus baru yang terus berkembang.

BACA JUGA: ASN Pemprov Sumut Ditangkap Gegara Vape Narkoba, Disembunyikan dalam Tumpukan Roti Tawar

Peredaran vape mengandung narkotika atau yang kerap disebut “vape getar” menjadi ancaman baru bagi generasi muda Indonesia. Produk ini biasanya dikemas menyerupai liquid vape biasa sehingga sulit dikenali.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan sekolah, untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan vape di kalangan remaja.

Polisi juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran pod liquid ilegal atau narkotika di lingkungan sekitar. (KSC)

REPORTER: Bayu

Pos terkait