Sekaitan atas permintaan Apdesi untuk membayarkan anggaran desa terlihat jika Bupati merincikan realisasi penggunaan anggaran penanggulangan Covid -19 tahun 2020 di Labuhanbatu senilai Rp.21 Milyar lebih.
Sedangkan berdasarkan data lainya, diketahui jika sebelumnya Pemkab Labuhanbatu mengganggarkan dana sebesar Rp 17,5 Milyar lebih untuk penanggulangan covid-19, di Labuhanbatu diluar pemberian bantuan langsung tunai dan sembako kepada masyarakat.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Denny Kurniawan hingga berita ini diterbitkan belum memberikan konfirmasi kepada wartawan terkait kebenaran pemeriksaan tersebut, meski pesan konfirmasi melalui whatsapp, Senin 22/ 03/ 2021 sudah dibaca beliau.
Baca juga: Kapolres Labuhanbatu Luncurkan Kampung Tangguh Nusantara Masa Pandemi Covid-19
Sementara hal yang sama juga terhadap Plt Kepala BPBD Labuhanbatu Atia Muchtar Maulana Hasibuan, melalui WhatsApp Senin 22/ 03/ 2021 belum memberikan konfirmasi kepastian terkait kebenaran pemeriksaan terhadap adanya dugaan korupsi realisasi anggaran penangan Covid-19 di Labuhanbatu, meski pesan konfirmasi yang dikirim oleh wartawan telah tersampaikan dan dibaca olehnya.
Terpisah, Anggota DPRD Labuhanbatu dari Partai Nasdem Labuhanbatu H Arsyad Rangkuti belum bisa memberikan banyak komentar terkait realisasi anggaran penanganan covid-19 di Labuhanbatu karena hingga saat ini Pemkab Labuhanbatu belum menyampaikan laporan keuangan tahun 2020. (Mahra Harahap).








