KLIKSUMUT.COM | ACEH TENGAH ~ Polres Aceh Tengah bersama Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Lemdikkat Polri, BKO Brimob Polda Aceh, dan jajaran Polsek mempercepat pemulihan masjid dan sarana pengajian di tiga lokasi Kabupaten Aceh Tengah, Jumat pagi (13/2/2026). Kegiatan ini sekaligus persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026.
Percepatan Pemulihan Masjid di Kecamatan Kebayakan
Personel Polres Aceh Tengah, Polsek Kota Takengon, dan Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 membersihkan Masjid Baitul Quddus di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan.
Kegiatan mulai pukul 09.30 WIB meliputi pembersihan lingkungan, pemerataan tanah, dan penimbunan area pekarangan yang tergenang air akibat hujan. Aksi ini memastikan masyarakat nyaman menggunakan kembali masjid untuk beribadah.
BACA JUGA: Tim Kemenag Aceh dan Bireuen Bersihkan Masjid Jami’ Pante Baro Pascabencana Banjir
Pemulihan Balai Pengajian di Kecamatan Bintang
Di Kecamatan Bintang, personel Polsek Bintang, BKO Brimob Polda Aceh, dan warga membersihkan Balai Pengajian Kampung Linung Bulen I yang terdampak bencana.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dengan fokus membersihkan ruangan dan halaman balai agar fasilitas pengajian dapat segera berfungsi kembali untuk kegiatan belajar keagamaan masyarakat.
BACA JUGA: Polres Aceh Tengah dan Warga Gotong Royong Bersihkan Masjid Pascabencana
Program Jumat Bersih di Meunasah Kecamatan Celala
Sementara itu, di Kecamatan Celala, personel Polsek Celala bersama aparatur kampung dan masyarakat melaksanakan program Jumat Bersih di Meunasah Fastabiqul Khairat Kampung Kuyun Lah. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB mencakup pembersihan meunasah, tempat wudhu, dan kamar mandi umum. Langkah ini menjadi persiapan menghadapi Ramadan 1447 H.
Kapolres Aceh Tengah, Muhamad Taufiq, menegaskan bahwa kegiatan percepatan pemulihan ini mencerminkan kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Gotong royong ini menjadi bentuk sinergi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan lingkungan serta fasilitas ibadah. Tujuannya agar masyarakat dapat kembali menggunakannya secara normal, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan,” ujarnya. (KSC)
REPORTER: Adli Safwan





