KLIKSUMUT.COM | TANJUNG BALAI KARIMUN ~ Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang melalui Pos SAR Tanjung Balai Karimun melancarkan operasi pencarian intensif terhadap seorang penumpang Speed Boat (SB) Karunia Jaya yang terjatuh ke laut di perairan depan Coastal Area, Tanjung Balai Karimun.
Kecelakaan terjadi pada Kamis dini hari, 5 Maret 2026, sekitar pukul 00.15 WIB, saat kapal menempuh rute charter dari Pulau Buru menuju Tanjung Balai Karimun. Korban bernama Ationg (laki-laki), sementara data mengenai usia korban masih dikumpulkan oleh pihak berwenang.
“Laporan kecelakaan ini pertama kali kami terima pada pukul 00.40 WIB dari Bapak Febri,” ujar pihak SAR Tanjungpinang.
BACA JUGA: Penumpang KM Jatra II Terjatuh ke Laut: Korban Tewas Sebelum Dapat Pertolongan Medis
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan segera berkoordinasi dengan Nahkoda Kapal Karunia Jaya untuk memastikan titik koordinat lokasi kejadian. Posisi korban tercatat di koordinat 00°59.100’ N – 103°26.166’ E, sekitar 3,51 Nautical Mile dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun dengan radial 130°.
Tim SAR Bergerak Cepat ke Lokasi
Sebanyak lima personel Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun berangkat menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) pukul 00.50 WIB menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01. Tim diperkirakan tiba di area pencarian pada pukul 01.20 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar titik hilangnya korban.
BACA JUGA: TNI AL Evakuasi Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun
Hingga saat ini, tim di lapangan terus melakukan pencarian dengan memperhitungkan kondisi arus laut dan cuaca di perairan tersebut. Pihak SAR memastikan operasi pencarian akan berlangsung intensif hingga korban ditemukan.
Kondisi Cuaca dan Arus Jadi Tantangan
Tim SAR menilai bahwa arus kuat dan kondisi cuaca yang tidak stabil menjadi kendala utama dalam operasi pencarian. Namun, mereka tetap fokus melaksanakan misi dengan prosedur keselamatan yang ketat. Masyarakat diminta tetap tenang dan mempercayakan proses pencarian kepada tim SAR yang berpengalaman. (KSC)
REPORTER: Dalil Harahap








