Seiring dengan perjalanan waktu cewek yang dilahirkan di Medan ini berhasil membukukan prestasi antara lain perak Porprovsu 2014, perunggu Porwil Bangka Belitung 2015,perak Sukan Institut Malaysia (Sukipt) 2016, perunggu PON XIX Jabar 2016, emas Porprovsu 2018 dan emas Kejurnas Jakarta 2019.
Saat ini cewek dengan tinggi 168 cm dan berat 63 kg tergabung dalam kontingen Sumut untuk berlaga di PON XX/2021 Papua. Pendekar asal perguruan Walet Putih ini merupakan satu-satunya atlet Medan dari 9 atlet yang tergabung di Sumut untuk unjuk prestasi di pesta olahraga tanah air yang digelar empat tahun sekali.
BACA JUGA: Empat Pesilat Medan Lolos Seleksi Popnas
“Gak ada yg perlu terlalu diwaspadai pada pertandingan nantinya, hanya saja setidaknya 50% kita bisa membaca permainan lawan-lawan yang dihadapi, bisa kita lihat melalui youtube dan banyak tryout-tryout yang dilaksanakan. Dari situ bisa belajar antisipasi atau yang lebih penting mempertajam senjata kita sendiri. Sesuai dengan pernyataan ketua IPSI Medan Pak Enjang seorang atlet harus menanamkan mental juara. Untuk target PON tahun ini, Insya Allah meraih emas,” sebut pendekar di bawah binaan pelatih Agung Ramadhan, Afriansyah dan Sutrisno.
“Saya mohon doa masyarakat Sumut, khusus keluarga besar IPSI Kota Medan dan perguruan Walet Putih sehingga memperoleh hasil maksimal berupa keping emas dapat terwujud,” pungkas penyandang sabuk coklat ini. (BNL)








