Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Rp600 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Rp600 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp600 juta dari Masyarakat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk penanganan bencana banjir di Sumut, Jumat (6/2/2025).

KLIKSUMUT.COM | MEDAN –  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap kembali menerima bantuan bencana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Bantuan ini merupakan gelombang kedua senilai Rp600 juta, setelah sebelumnya Pemprov Kaltim menyalurkan bantuan Rp5 miliar untuk penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumut.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sulaiman Harahap di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (6/2/2026).

“Atas nama Pemprov dan masyarakat Sumut, saya mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan ini bermanfaat dan segera digunakan untuk masyarakat terdampak bencana,” ujar Sulaiman.

BACA JUGA: Pemprov Sumut Terima Bantuan Logistik Tahap III untuk Korban Banjir dan Longsor

Sebelumnya, bantuan dari Pemprov Kaltim telah dimanfaatkan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor. Sulaiman menjelaskan, perkiraan biaya pembangunan huntap mencapai Rp60 juta per unit, belum termasuk fasilitas umum seperti listrik, air, rumah ibadah, dan area bermain.

“Bantuan pertama kali datang pada akhir tahun lalu saat bencana melanda Sumut, dan sangat membantu mengingat kondisi keuangan di akhir tahun cukup menantang,” tambahnya.

Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat Kaltim terhadap bencana yang terjadi di Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat.

BACA JUGA: Stabilkan Harga dan Stok, Pemprov Sumut Kembangkan Sentra Cabai Merah di Karo dan Batu Bara

Bacaan Lainnya

“Bantuan bersumber dari ibu-ibu pengajian, arisan, kelompok masyarakat, dan donasi lainnya. Total Rp600 juta, diantaranya Rp300 juta untuk Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Rp300 juta untuk Tapanuli Tengah (Tapteng),” jelas Sri Wahyuni.

Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Sumut yang tengah membangun hunian tetap pascabanjir dan tanah longsor. Seluruh masyarakat Kaltim juga mendoakan agar Sumut segera pulih dan bangkit.

Turut hadir dalam pertemuan ini Sekdakab Tapsel Sofyan Adil, Plt Kepala BKD Tapteng Gusni Army Pasaribu, serta jajaran pimpinan OPD Pemprov Sumut dan Pemprov Kaltim. (KSC)

Pos terkait