KLIKSUMUT.COM – Five Minutes merupakan salah satu grup musik legendaris Indonesia yang lahir dari Kota Kembang, Bandung. Band yang dikenal lewat deretan lagu hits bertema cinta dan kehidupan ini telah menorehkan perjalanan panjang sejak awal berdirinya pada tahun 1991 hingga kini tetap eksis di industri musik Tanah Air.
Five Minutes dimotori oleh Ricky Tjahyadi, musisi sekaligus otak kreatif band yang konsisten menjaga eksistensi grup ini. Saat ini, formasi terbaru Five Minutes beranggotakan Ricky Tjahyadi (keyboard, synthesizer, piano), Drie Warnanta (bass), Roelhilman (gitar), Aria Yudhistira (drum), dan Zivi Kenda sebagai vokalis.
Nama Five Minutes memiliki cerita unik di baliknya. Ricky Tjahyadi mengungkapkan bahwa band ini terbentuk dalam waktu yang sangat singkat. Bermula pada awal 1988, Ricky dan Drie membentuk band kafe di Bandung. Pada tahun 1991, mereka membutuhkan tambahan personel untuk mengikuti Festival Band Se-Jabar-DKI.
Melalui sambungan telepon, mereka mengajak Sonny (gitar), Sanny (vokal), dan Dicky (drum). Proses pembentukan band tersebut hanya memakan waktu kurang dari lima menit. Dari situlah nama Five Minutes dipilih.
Menariknya, meski baru terbentuk, Five Minutes langsung keluar sebagai Juara 1 dari 102 peserta festival band tersebut. Kemenangan ini menjadi pintu masuk mereka ke dapur rekaman profesional.
Formasi awal Five Minutes terdiri dari Ricky, Drie, Sonny, Dicky, dan Sanny. Mereka merilis album debut Five Minutes (1995), disusul Five Minutes 2 (1996), Romantik (1996), dan Ouw! (1997).
Ciri khas tampil mengenakan sarung di atas panggung membuat Five Minutes mudah dikenali. Bahkan, mereka sempat berkolaborasi dengan DJ Marwin dan DJ Master Mix dari Australia serta melakukan syuting video klip lagu “Ouw!” di Australia.
BACA JUGA: eVo Band: Evolusi Rock Indonesia yang Lahir dari Audisi Televisi
Setelah Dicky keluar, Five Minutes tampil dengan empat personel. Musik mereka mulai mengalami perubahan dengan sentuhan techno dan penggunaan musisi tambahan saat manggung. Pada periode ini, mereka merilis album Sekat (2002) dan The Best + 5 (2003).
Perubahan besar terjadi ketika Sanny dan Sonny hengkang. Ricky dan Drie merekrut Richie (vokal), Roelhilman (gitar), Aria Yudhistira (drum), serta Baim Gembongan sebagai additional gitar.
Album Rockmantic (2007) menjadi tonggak penting. Lagu “Bertahan” mencetak rekor debut tertinggi di chart radio, sementara “Salah Apa” menjadi lagu pertama yang langsung debut di posisi #1 dan bertahan selama 10 minggu.
Kesuksesan berlanjut lewat album Semua Ini Sendiri (2009) dan Satu Hati (2010) dengan hits seperti “SKSJ”, “Sumpah Mati”, dan “Aisah”, termasuk aransemen ulang lagu legendaris Indonesia.
Namun pada 4 Juni 2022, Five Minutes mengumumkan secara resmi bahwa Richie Setiawan tidak lagi tergabung karena pelanggaran komitmen internal band.
Pada Juli 2022, Five Minutes memperkenalkan Ali Sabat sebagai vokalis baru melalui audisi. Namun, pada Januari 2024, Ali Sabat diumumkan keluar dari band.
BACA JUGA: Elpamas: Dari Dangdut Kampung Pandaan hingga Legenda Rock Festival Indonesia
Tak lama berselang, pada Februari 2024, Five Minutes resmi memperkenalkan Zivi Kenda sebagai vokalis baru. Kehadiran Zivi membawa warna segar dalam perjalanan band yang telah memasuki usia matang.
Pada Juli 2024, Five Minutes merilis single “Chemistry”, bertepatan dengan perayaan 30 tahun perjalanan mereka di industri musik Indonesia.
Lebih dari tiga dekade berkarya, Five Minutes membuktikan bahwa konsistensi, adaptasi, dan regenerasi adalah kunci bertahan di industri musik. Dari festival band hingga panggung nasional, Five Minutes tetap menjadi bagian penting dalam sejarah musik pop rock Indonesia. (KSC)
TIM REDAKSI








