Pemko Medan Menanggung Ansurasi Kepada Nelayan Tradisional

Pemko Medan Menanggung Ansurasi Kepada Nelayan Tradisional
Kadis Pertanian dan Perikanan Ikhsar Risyad Marbun ketika menerima audiensi PW Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Kota Medan di kantor Dinas Pertanian dan Perikanan, Jalan Selambo Ujung, Medan Amplas, Jumat (14/01/22).
banner 468x60

MEDAN | kliksumut.com Pemko Medan melalui Dinas Pertanian dan Perikanan terus memberikan perhatian kepada para nelayan yang ada di Kota Medan khususnya nelayan tradisional. Salah satu perhatian yang diberikan sampai saat ini adalah menanggung asuransi bagi nelayan tersebut apalagi terjadi kecelakaan kerja dan meninggal dunia.

“Asuransi bagi nelayan tradisional sampai saat ini terus berikan, ini salah satu bentuk perhatian yang diberikan Pemko Medan untuk nelayan,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kadis Pertanian dan Perikanan Ikhsar Risyad Marbun ketika menerima audiensi PW Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Kota Medan di kantor Dinas Pertanian dan Perikanan, Jalan Selambo Ujung, Medan Amplas, Jumat (14/01/22).

BACA JUGA: PAD Naik 150 Persen, Pemko Medan Tambah 43 Titik E-Parking dan Ini Lokasihnya

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Didampingi Kabid Daya Saing Armansyah Lubis dan Kabid Budidaya Zul Fahri Ahmadi, Kadis Pertanian dan Perikanan menjelaskan bahwa sesuai aturan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, dibagi beberapa hal yang menjadi kewenangan KKP, Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemko Medan. Seperti pasir laut dan izin kapal bukan merupakan wewenang Pemko Medan.

“Wewenang Pemko Medan hanya pembinaan bagi nelayan 5 GT kebawah (Nelayan tradisional) dimana kita hanya dapat membantu sampai batas dermaga, sedangkan ke laut itu wewenang Provinsi,” jelas Ikhsar Risyad Marbun.

Menurut Kadis Pertanian dan Perikanan, Pemko Medan telah menyarankan kepada para nelayan yang ada di Kota Medan agar memperbanyak budidaya, sebab budidaya masih menjadi wewenang Pemko Medan. “Kita telah menyarankan para nelayan tradisional untuk memperbanyak budidaya, karena budidaya masih memungkinkan di kota Medan untuk kita berikan bantuan, sebab masih wewenang kita,” sebut Kadis Pertanian dan Perikanan.

BACA JUGA: Pemko Medan Kembali Menggelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng Rp.14.000

Sebelumnya Ketua PW Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Kota Medan Heri Susandi mengungkapkan bahwa kehadirannya untuk bersilaturahmi dan meminta pendampingan yang lebih dari Pemko Medan agar permasalahan yang ada pada nelayan dapat teratasi. Selain itu kami juga ingin nelayan ini tidak tertinggal dalam hal informasi.

“Kami berterima kasih atas penerimaan audiensi hari ini, semoga kedepannya kami terus mendapatkan pendampingan dan bantuan dari Pemko Medan untuk kesejahteraan nelayan kedepannya,” jelasnya. (Alian/rel)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60