KLIKSUMUT.COM | KARO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk merancang Pakta Integritas Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat). Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Karo, Kamis (23/10/2025).
Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., didampingi Sekretaris Daerah Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., serta dihadiri oleh Wakapolres Tanah Karo, Kompol Gering Damanik, S.H., dan jajaran Forkopimda lainnya.
Langkah ini merupakan tindak lanjut hasil rapat Forkopimda sebelumnya pada 14 Oktober 2025, yang menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat di wilayah Karo.
BACA JUGA: Berantas Pekat di Lubukpakam, Polresta Deliserdang Sita Dua Mesin Judi Tembak Ikan
Penandatanganan Pakta Integritas pada Hari Sumpah Pemuda
Rencananya, penandatanganan Pakta Integritas akan dilakukan pada Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Momentum ini diharapkan menjadi simbol komitmen bersama pemerintah, aparat, tokoh agama, dan masyarakat untuk melawan praktik-praktik sosial negatif seperti perjudian, penyalahgunaan narkoba, dan pelanggaran norma sosial.
Sekda Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, menyampaikan bahwa Pemkab Karo telah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mendukung program ini.
“Kami akan melakukan pemetaan wilayah yang terindikasi Pekat, melaksanakan kunjungan ke desa dan kelurahan, serta menggelar lomba desa antinarkoba, antijudi, dan kebersihan lingkungan. Upaya ini dilakukan agar pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan berbudaya,” ujarnya.
BACA JUGA: Berantas Pekat, Polsek Medan Sunggal Grebek Sarang Narkoba Desa Serbajadi
Sinergi Aparat dan Masyarakat Jadi Kunci
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolres Tanah Karo Kompol Gering Damanik menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan.
“Narkoba adalah musuh negara. Mari bersama memberikan pemahaman kepada keluarga dan generasi muda tentang bahaya penyakit masyarakat ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kasdim 0205/TK Mayor Cba J. Siboro mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan melaporkan kegiatan yang mencurigakan kepada aparat.
“Kerja sama masyarakat dan aparat sangat penting untuk mempercepat penanganan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujarnya.
BACA JUGA: Lintas Agama Gelar Aksi Damai Berantas Pekat di Kabupaten Karo
Dukungan dari Tokoh Agama dan Ormas
Dukungan terhadap penyusunan Pakta Integritas juga datang dari Forum Musyawarah Antar Gereja (FORMAG) Kabupaten Karo, yang berkomitmen untuk ikut membina moral dan memberikan penyadaran masyarakat tentang bahaya penyakit masyarakat (Pekat).
Menutup rapat, Wakil Bupati Komando Tarigan menegaskan bahwa Pakta Integritas ini bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan wujud nyata komitmen seluruh elemen daerah untuk membangun Karo yang lebih baik.
“Penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam membangun Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan,” tegasnya. (KSC)
REPORTER: Herman Harahap








