KLIKSUMUT.COM | DENPASAR – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di restoran Ta Wan cabang Denpasar pada 6 November 2025, ketika seorang pelanggan, Ni Putu Oke Rafintha Dewi, nyaris mengalami keracunan setelah meneguk cairan pembersih yang ia sangka air mineral.
Menurut laporan yang dilansir dari detikBali, Ni Putu memesan bubur dan air mineral kemasan. Dalam kondisi haus, ia langsung menenggak air mineral tersebut. Namun, alih-alih menyegarkan dahaga, cairan itu ternyata adalah larutan kimia pembersih.
Pihak restoran Ta Wan membenarkan insiden tersebut dan telah meminta maaf secara terbuka. Melalui akun Instagram resmi @tawanrestaurant, pihak restoran menjelaskan kronologi insiden:
BACA JUGA: Menko Abdul Muhaimin Iskandar Tegaskan Kasus Keracunan MBG Akibat Kesalahan Manajemen
-
Kelalaian Karyawan – Salah satu karyawan diduga menaruh cairan pembersih ke dalam botol air mineral kosong untuk kepentingan pribadi. Botol itu kemudian disimpan sementara di area bar minuman dan lupa diambil kembali.
-
Kesalahan Shift Berikutnya – Karyawan di shift selanjutnya tidak mengetahui isi botol tersebut dan mengira itu air mineral, sehingga botol tersebut kembali disimpan di area minuman siap saji.
-
Pelanggan Menjadi Korban – Botol cairan pembersih tersebut akhirnya tersaji di hadapan pelanggan tanpa disengaja.
BACA JUGA: Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Berhasil 99,99% Meski Ada Kasus Keracunan
Sebagai langkah tanggung jawab, restoran Ta Wan menyatakan telah menjatuhkan sanksi tegas kepada karyawan terkait, memperketat prosedur keamanan, dan melakukan audit internal menyeluruh. Pihak restoran juga menegaskan bahwa hak-hak korban akan dipenuhi sepenuhnya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap prosedur keamanan makanan dan minuman di restoran demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (KSC)
TIM REDAKSI





