KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH ~ Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) PDAM Mual Nauli Tapanuli Tengah (Tapteng) memberikan keringanan khusus bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor. Perusahaan daerah ini menggratiskan seluruh tagihan rekening air beserta biaya lainnya bagi pelanggan yang terdampak.
Kebijakan itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 181/PUDAM-MN/XII/2025 dan berlaku untuk seluruh pelanggan PDAM di Tapteng yang terdampak bencana alam. Direktur PDAM Mual Nauli Tapanuli Tengah, Masril Tua Rambe, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap warga yang mengalami kesulitan pascabencana.
BACA JUGA: Ketua DPRK Banda Aceh Minta PDAM Tirta Daroy Pastikan Suplai Air Bersih Terus Berjalan Pascabanjir
“Sebagai bentuk kepedulian Pemkab Tapteng kepada masyarakat, PDAM Mual Nauli menggratiskan rekening air mulai bulan November 2025 hingga distribusi air kembali normal,” ujar Masril, Rabu (17/12/2025).
Masril menjelaskan beberapa poin penting dalam pengumuman resmi tersebut. Pertama, PDAM Mual Nauli tidak akan menerbitkan tagihan pembayaran air atau biaya lain sejak November 2025 sampai distribusi air pulih normal.
BACA JUGA: Curah Hujan Tinggi Rusak Sumber Air, Distribusi PDAM Tapteng Terganggu
Layanan Darurat dan Penanganan Keluhan
Kedua, apabila ada petugas PDAM atau pihak lain yang tetap menagih secara manual, masyarakat diminta segera menghubungi layanan tanggap darurat PDAM di nomor 0823 6850 5105 (Wilson Manalu) dan 0878 6909 2761 (Ainal Padli Panggabean).
“Seluruh pelanggan saat ini berstatus nonaktif di dalam sistem kami,” sebut Masril.
Upaya Perbaikan Distribusi Air
Ketiga, PDAM Mual Nauli menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan akibat gangguan pelayanan pascabencana. Masril menambahkan, pihaknya terus melakukan perbaikan pada sejumlah sumber air dan jaringan distribusi yang terdampak.
“Kami sedang melakukan perbaikan di beberapa sumber air. Mudah-mudahan dalam waktu dekat distribusi air bersih dapat kembali normal dan dinikmati oleh pelanggan,” pungkasnya. (KSC)
REPORTER: Benny Setiawan








