Ketua DPRK Banda Aceh Minta PDAM Tirta Daroy Pastikan Suplai Air Bersih Terus Berjalan Pascabanjir

Ketua DPRK Banda Aceh Minta PDAM Tirta Daroy Pastikan Suplai Air Bersih Terus Berjalan Pascabanjir
SUPLAI ARI BERSIH PDAM: Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, meminta PDAM Tirta Daroy mencari jalur alternatif untuk mendatangkan bahan kimia PAC guna memastikan suplai air bersih tetap lancar di Banda Aceh. (FOTO: Adli Safwan)

KLIKSUMUT.COM | BANDA ACEH ~ Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mendesak PDAM Tirta Daroy untuk segera mencari jalur alternatif dalam mendatangkan stok bahan kimia PAC (Poly Aluminium Chloride) atau tawas. Bahan kimia ini sangat vital bagi proses pengolahan air bersih di Banda Aceh.

Meskipun kondisi alam sedang tidak bersahabat dan beberapa jalur lalu lintas darat terputus akibat cuaca buruk, Irwansyah menegaskan bahwa PDAM Tirta Daroy harus berusaha keras mencari cara agar pasokan bahan kimia tersebut tetap dapat masuk ke kota ini.

Irwansyah mengingatkan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap tersedia tanpa gangguan.

BACA JUGA: Harga Sembako Melambung Tinggi, Ketua DPRK Banda Aceh Sidak Pasar

“Penghentian total suplai air bersih bagi seluruh warga tidak boleh terjadi. Air sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, berwudhu, dan juga untuk keperluan masjid-masjid agar jamaah dapat melaksanakan shalat dengan baik,” ujar Irwansyah dalam keterangan persnya, Kamis (4/12/2025).

Alternatif Jalur Udara dan Laut untuk Kirim Tawas

Lebih lanjut, Irwansyah menyarankan PDAM Tirta Daroy untuk memanfaatkan jalur udara dan laut sebagai solusi pengiriman bahan kimia PAC.

“Penerbangan komersial dan kargo masih aktif berjalan dari Medan dan Jakarta ke Banda Aceh. Ini bisa dimanfaatkan untuk pengiriman bahan kimia yang dibutuhkan,” tambahnya.

BACA JUGA: Update Bencana Aceh: 173 Orang Meninggal, 204 Hilang, 443 Ribu Warga Mengungsi

Bacaan Lainnya

Selain itu, jalur laut juga dapat dijadikan pilihan alternatif, mengingat pelabuhan di Banda Aceh masih beroperasi.

Irwansyah menegaskan bahwa PDAM Tirta Daroy harus melakukan segala upaya untuk memastikan operasional pengolahan air bersih tetap berjalan lancar. Hal ini sangat penting mengingat kebutuhan air bersih tidak dapat ditunda, terutama setelah banyak warga yang terdampak musibah banjir.

“Warga yang sudah tertimpa musibah banjir, tidak boleh kembali terbebani dengan ketiadaan air bersih,” kata Irwansyah.

BACA JUGA: Badko HMI Desak Presiden Prabowo Tetapkan Bencana Nasional Banjir Bandang

Produksi Air Bersih Terancam Berhenti

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Daroy, Teuku Novrizral Aiyub, memberikan informasi bahwa stok bahan kimia PAC untuk pengolahan air bersih di Banda Aceh sudah menipis. Bahan kimia ini hanya dapat bertahan selama satu minggu ke depan. Jika pasokan PAC habis, maka operasional pengolahan air bersih akan terhenti, yang berarti ribuan pelanggan di Banda Aceh tidak akan mendapatkan pasokan air bersih.

“Jika bahan kimia PAC habis, kita terpaksa menghentikan produksi air bersih. Kami berharap pemerintah dan masyarakat bisa mencari solusi bersama agar suplai air tetap terjaga,” ujar Novrizral.

Kondisi ini jelas akan menambah beban bagi masyarakat Banda Aceh yang tengah menghadapi berbagai tantangan pascabanjir.

Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dan pihak terkait diharapkan segera menemukan solusi untuk mengatasi kekurangan bahan kimia tersebut, agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi tanpa gangguan. (KSC)

REPORTER: Adli Safwan

Pos terkait