KLIKSUMUT.COM | ACEH BESAR – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, mengecam keras tindakan oknum pengelola Objek Wisata Pantai Ritieng, Kecamatan Leupung, yang kedapatan merekam pengunjung wanita saat berada di kamar mandi.
“Ini tindakan yang sangat disayangkan, karena bukan hanya merusak citra lokasi wisata dan warga setempat, namun juga membawa-bawa nama Aceh Besar. Jujur, saya mengecam keras tindakan tak terpuji dan sangat memalukan itu,” tegas Syukri, Minggu (8/11/2025).
BACA JUGA: Ancam Pakai Gunting, Pria Paruh Baya Cabuli Anak di Bawah Umur di KARO
Menindaklanjuti insiden ini, Syukri memastikan akan menurunkan tim penertiban ke lokasi Pantai Ritieng dengan melibatkan instansi terkait, termasuk pihak kecamatan dan gampong, untuk melakukan pengecekan sekaligus penertiban.
“Bila perlu, kita berikan sanksi kepada pelaku, karena ia telah menodai kearifan lokal serta nama baik para pelaku bisnis di lokasi wisata dimaksud. Ini juga merusak rezeki orang lain, terutama bisnis UMKM di Pantai Ritieng,” tegas Syukri.
BACA JUGA: Cabuli Pacar hingga Hamil di Kamar Kos, Remaja Pria di Batam Ditangkap Polsek Batu Ampar
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dan berencana melakukan sosialisasi ke seluruh destinasi wisata di wilayahnya agar menjunjung tinggi norma dan etika serta menjaga kenyamanan pengunjung.
“Dengan kata lain, jangan menciptakan imej negatif di kalangan pengunjung, karena itu sama dengan membunuh rezeki sendiri. Saya telah hubungi pihak Disparpora Aceh Besar untuk turun ke semua lokasi tujuan wisata dengan dukungan Satpol PP, untuk melakukan sosialisasi sekaligus penertiban,” sebut Syukri.
BACA JUGA: Polsek Sekupang Amankan Remaja Akibat Cabuli Anak di Bawah Umur
Kronologis Perekaman Video
Peristiwa memalukan ini terjadi pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 13.15 WIB. Seorang pria yang merupakan pengelola sekaligus pedagang di Pantai Ritieng, nyaris diamuk warga setelah kedapatan merekam seorang wanita yang sedang menggunakan toilet umum di kawasan wisata tersebut.
Saat itu, korban, yang tengah berwisata bersama keluarganya, tidak menyadari bahwa pelaku telah menempatkan ponsel di sela-sela seng pembatas antara bilik toilet pertama dan kedua untuk merekam aktivitas di dalamnya.
Kejadian ini memicu perhatian serius pemerintah setempat untuk memperketat pengawasan dan memberikan rasa aman bagi pengunjung, sekaligus menjaga reputasi Pantai Ritieng sebagai destinasi wisata unggulan Aceh Besar. (KSC)
REPORTER: Adli Safwan





