EDITOR: Bambang Nazaruddin
KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Atlet berdomisili di Jalan Bajak II Gang Bersama Medan tercatat sebagai atlet PON Sumut cabang olahraga (Cabor) panjat tebing. Cewek bernama lengkap Siti Nur Nabilah Huda ini sedang fokus latihan untuk meraih prestasi, tentunnya raihan emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut yang digelar di komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, pada 5-19 September 2024.
Pemanjat tebing biasa dipanggil Nabilah ini terus berbenah diri untuk memperbaiki kecepatan di kategori speed world record perorangan dan speed world record beregu. Atlet berhijab ini berlatih di stadion Mini Disporasu jalan Willem Iskandar Medan, Senin hingga Jumat di bawah binaan pelatih Wahyu Syahputra.
Para atlet panjat tebing Sumut siap memberikan yang terbaik di PON 2024. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, mereka bertekad untuk mengharumkan nama Sumut di ajang bergengsi pesta olahraga antar atlet se-tanah air.
BACA JUGA: Rasid Atlet Panjat Tebing PON Sumut Ingin Ukir Prestasi
“Persiapan matang sudah dilakukan, kami sudah persiapan sejak 2022 dan saya optimis dan harus optimis pastinya untuk mendapatkan medali emas di PON 2024 yang sudah diambang pintu,” ujarnya atlet yang dilahirkan di Medan ini, Sabtu (31/8/2024).
Anak dari pasangan M Idris dan Rismawati ini menuturkan memang secara umum, panjat tebing merupakan olahraga yang dikategorikan olahraga ekstrem atau berbahaya. Pandangan itu wajar bagi orang awam yang belum mengenal baik olahraga ini. Tetapi jika menjalankannya dengan prosedur keselamatan benar, kata “berbahaya” akan berubah menjadi kata “menyenangkan” bahkan jika ditekuni secara terus menerus akan membuahkan prestasi yang membanggakan, untuk kota Medan, Sumut, nasional bahkan internsional.
“Selangkah demi langkah saya akan terus berbenah diri dalam latihan untuk mendulang prestasi lebih baik lagi pada tingkat nasional. Keberhasilan yang diraih tak lepas dari peran pelatih yang terus melakukan pembinaan dan membimbing untuk menjadi atlet berkualitas dengan misi menuai prestasi pada ajang PON Aceh-Sumut”, tutur anak bungsu dari tiga bersaudara ini.
Atlet yang dilahirkan pada 7 Maret 2005 ini menjelaskan tertarik dengan panjat tebing karena olahraga panjat tebing itu menantang dan sangat menguji adrenalin serta menguji kemampuan dengan atlet lain untuk unjuk prestasi.
BACA JUGA: Atlet Panjat Tebing PON Sumut tak Gentar Hadapi Juara Olimpiade di PON 2024
Alumni SMK Bina Bersaudara Medan ini mengatakan, saat ini terus menekuni panjat tebing karena cabang olahraga ini cukup menantang dan menuntut kesiapan fisik dan mental dalam membentuk karakter seorang atlet. Intinya untuk meraih juara harus diawali dengan tekad dan kerja keras, disiplin, serius mengikuti bimbingan serta setiap petunjuk yang diberikan sang pelatih.
“Target saya ke depan ingin membukukukan prestasi nasional. Even terdekat yang akan dilakoni PON tahun ini. Sebagai atlet Kota Medan bagian dari kontingen Sumut, Insya Allah dapat mempersembahkan medali emas”. pungkas atlet dari klub Toba AAB Medan ini. (KSC)








