LPS Menjamin Uang Nasabah Hingga 2 M, Ini Kata Sekretaris LPS

LPS
Sekretaris LPS Muhammad Yusron, Rabu (22/7/2020) kepada wartawan melalui virtual Media Gathering memberikan keterangan.
LPS
Sekretaris LPS Muhammad Yusron, Rabu (22/7/2020) kepada wartawan melalui virtual Media Gathering memberikan keterangan.

MEDAN | kliksumut.com – Pihak Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin uang ataupun simpanan dari nasabah dikembalikan hingga Rp 2 Miliar, sebagai program penjaminan simpanan sepanjang simpanan tersebut memenuhi 3T.

“Kriteria simpanan layak bayar seperti 3T yakni tercatat dalam pembukuan bank, tingkat suku bunga simpanan tidak melebihi suku bunga penjaminan LPS dan nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank,” jelas Sekretaris LPS Muhammad Yusron, Rabu (22/7/2020) kepada wartawan melalui virtual Media Gathering.

Baca juga : Kabag UPPBJ : Media Ikut Mengawal Lelang Proyek di Batu Bara Agar Transparan

Yusron juga menjelaskan bahwa saat ini tingkat suku bunga penjaminan LPS adalah 5,5 persen untuk bank umum dan 8 persen untuk BPR, maka nasabah sangat penting untuk memperhatikan kriteria layak bayar tersebut. Karena hal ini akan menjadi dasar bagi mereka agar simpanan mereka terjamin sekalipun bank tempat mereka menyimpan tutup.

“Di tengah pandemi covid banyak sekali imbasnya terhadap perekonomian. Tidak tertutup kemungkinan hal ini akan berdampak pada kondisi perbankan di Indonesia. Saya berharap masyarakat benar-benar memahami seputar kinerja LPS agar kepercayaan mereka dalam menyimpan uang di bank tetap terjaga,” sebutnya.

Maka LPS terus meminta masyarakat untuk memahami berbagai kebijakan penting seputar perbankan agar simpanan mereka tidak hilang saat bank tempat mereka menyimpan uang bermasalah.

Baca juga : Hari Libur, Imigrasi Sibolga Tetap Layani Pemohon dengan LPS

“Masyarakat jangan langsung panik, karena LPS akan menjamin simpanan anda di bank. Untuk itulah LPS didirikan oleh pemerintah berdasarkan UU nomor 4 tahun 2004, maka saat ini peran media dalam mendukung upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi sangat dibutuhkan,” kata Yusron. (wali)

Bacaan Lainnya

Pos terkait