Lolos Seleksi Nasional, Ketua OSIS Panti Budaya Kisaran Siap Bawa Nama Asahan ke Forum Kepemimpinan Pelajar

Lolos Seleksi Nasional, Ketua OSIS Panti Budaya Kisaran Siap Bawa Nama Asahan ke Forum Kepemimpinan Pelajar
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin saat menerima audiensi Yayasan SMA Swasta Panti Budaya Kisaran bersama Grace Natalie Sagala, pihak sekolah, pendamping, wali kelas, dan orang tua siswa di Rumah Dinas Bupati Asahan, Jumat (7/8/2026).(kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Asahan. Ketua OSIS SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, Grace Natalie Sagala, berhasil melewati rangkaian seleksi dan terpilih menjadi salah satu peserta Indonesia Student Leadership Training (ISLT), program pengembangan kepemimpinan yang mempertemukan 100 Ketua OSIS/MPK terbaik dari berbagai penjuru Indonesia.

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Yayasan SMA Swasta Panti Budaya Kisaran bersama Grace Natalie Sagala, pihak sekolah, pendamping, wali kelas, dan orang tua siswa di Rumah Dinas Bupati Asahan, Jumat (7/8/2026).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan.

BACA JUGA: Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat Persiapan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Tekankan Sinergi Panitia

Di hadapan Bupati, Grace mengungkapkan bahwa dirinya harus melewati beberapa tahapan sebelum dinyatakan lolos sebagai peserta ISLT. Proses seleksi dilakukan melalui penilaian esai, pembuatan video vlog, hingga tes akademik.

Dari rangkaian seleksi tersebut, Grace menjadi salah satu dari tiga pelajar asal Provinsi Sumatera Utara yang berhasil mendapatkan kesempatan mengikuti program kepemimpinan tersebut. Dua pelajar lainnya berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu.

Bagi Grace, kesempatan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan bersama pelajar terbaik dari berbagai daerah.

Ia menjelaskan bahwa ISLT merupakan program yang diarahkan untuk membentuk pemimpin muda yang memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama, mempunyai empati sosial, menjunjung semangat gotong royong, serta menerapkan pola kepemimpinan partisipatif.

Selain pembentukan karakter dan kepemimpinan, program tersebut juga memberikan perhatian terhadap pemanfaatan ekosistem digital sebagai sarana pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan kapasitas pelajar secara berkelanjutan.

Indonesia Student Leadership Training dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, yakni 11 hingga 18 Agustus 2026. Sejumlah lokasi di Provinsi Sumatera Barat menjadi tempat pelaksanaan kegiatan, meliputi Kota Padang, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam.

Prestasi yang lahir dari proses seleksi

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri menyampaikan bahwa proses seleksi peserta ISLT sepenuhnya dilakukan secara daring oleh pihak penyelenggara.

Menurutnya, lolosnya Grace dalam program tersebut menunjukkan bahwa pelajar Kabupaten Asahan memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.

Ia menilai pencapaian tersebut tidak datang secara instan, melainkan merupakan buah dari kerja keras, kemampuan, serta kompetensi yang dimiliki Grace sehingga mampu melewati tahapan seleksi dan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Bupati minta Grace manfaatkan kesempatan

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Grace. Menurutnya, keterpilihan dalam program kepemimpinan tingkat nasional merupakan kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Bupati menilai pengalaman mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Selain memperkaya wawasan, pelatihan kepemimpinan juga dapat meningkatkan kemampuan intelektual sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan.

Taufik berpesan agar Grace menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia juga meminta agar kesempatan bertemu dengan pelajar dari berbagai daerah dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, pengalaman, sekaligus membangun jaringan positif.

“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, jangan pernah ragu untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Harumkan nama sekolah, Kabupaten Asahan, dan Provinsi Sumatera Utara. Raihlah cita-cita setinggi mungkin, namun jangan pernah melupakan jasa serta doa orang tua yang selalu mendukung setiap langkah keberhasilan.”

BACA JUGA: Bupati Asahan Pimpin Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih, Ribuan Bendera Siap Semarakkan Bulan Kemerdekaan

Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar prestasi yang diraih Grace dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kabupaten Asahan untuk berani mengikuti berbagai ajang pengembangan diri dan kompetisi di tingkat yang lebih luas.

Pihak Yayasan SMA Swasta Panti Budaya Kisaran bersama keluarga Grace kemudian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas perhatian, doa, serta dukungan yang diberikan.

Mereka berharap keikutsertaan Grace dalam ISLT dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang berguna bagi masa depannya. Lebih dari itu, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk tumbuh sebagai generasi muda yang berkarakter, memiliki kemampuan kepemimpinan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Asahan, bangsa, dan negara. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait