KAMBOJA | kliksumut.com – Para menteri luar negeri dari negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (The Association of Southeast Asian Nations/ASEAN) merampungkan konferensi tingkat tinggi (KTT) tahunan mereka pada Sabtu (6/8) dengan menyerukan perdamaian di Laut Cina Selatan, memperingatkan junta Myanmar dan merencanakan pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat COVID-19.
Dikutip kliksumut.com dari voaindonesia.com bahwa Menteri Luar Negeri Kamboja Prak Sokhonn yang menjadi tuan rumah KTT tahun ini, menyebut sesi-sesi dalam pertemuan sepekan itu berlangsung secara terang-terangan, terbuka, hidup dan panas.
BACA JUGA: Agenda Utama KTT AS-ASEAN: Isu Perdagangan dan Keamanan
“Ini adalah waktu yang penting yang penuh dengan ketidakpastian bagi kawasan dan dunia,” katanya kepada para wartawan dalam konferensi pers pada Sabtu (6/8) pagi, ketika ia mengatakan, “Tidak mudah … bahkan Superman tidak bisa memecahkan masalah Myanmar.”








