KLIKSUMUT.COM | MALUKU UTARA – Kapal penumpang KM Gandha Nusantara 17 dilaporkan tenggelam di perairan Maluku Utara pada Minggu (15/3/2026). Dalam insiden tersebut, tujuh orang penumpang dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan operasi penyelamatan.
“Daftar pencarian tujuh orang,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).
Berdasarkan informasi awal, kapal tersebut berangkat dari Bitung, Sulawesi Utara menuju Ternate, Maluku Utara pada Sabtu (14/3/2026) pukul 22.00 WITA.
Namun saat berada di perairan Maluku Utara pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIT, kapal mengalami kerusakan mesin.
Menurut Iwan, kru kapal sempat berusaha melakukan perbaikan secara mandiri, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
BACA JUGA: TNI AL Evakuasi Crew Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Parit Karimun
“Kru kapal telah berusaha melakukan perbaikan mandiri namun belum berhasil. Selanjutnya kapten kapal melaporkan kejadian tersebut ke pihak PELNI dan pihak PELNI meneruskan laporan tersebut ke Basarnas Ternate untuk meminta bantuan SAR,” jelasnya.
Setelah menerima laporan, Basarnas Ternate segera mengerahkan personel dan KN SAR 237 menuju lokasi kejadian. Operasi pencarian mulai dilakukan pada pukul 12.15 WIT.
Di sisi lain, kapal KM Sabuk Nusantara 115 yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba melakukan penarikan terhadap kapal yang mengalami masalah tersebut.
Namun upaya tersebut terkendala gelombang laut setinggi 2,5 hingga 3 meter yang membuat proses penyelamatan menjadi sulit.
“Saat itu kapal sudah mengalami kemiringan sekitar 20 derajat,” kata Iwan.
Hingga Minggu sore, tim SAR masih melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap para korban yang dilaporkan hilang.
BACA JUGA: Kapal Tenggelam di Riau, 11 Tewas, 9 Hilang
Data sementara menyebutkan tujuh orang penumpang masih dalam pencarian. Namun hingga saat ini jumlah pasti penumpang dan kru kapal belum diketahui, termasuk kondisi korban lainnya.
Pihak berwenang masih terus mengumpulkan informasi dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. (KSC)
TIM REDAKSI








