Kerispatih: Perjalanan Band Pop Rock Indonesia dari Masa Keemasan hingga Formasi Terbaru

Kerispatih: Perjalanan Band Pop Rock Indonesia dari Masa Keemasan hingga Formasi Terbaru
Kerispatih (foto/ist)

KLIKSUMUT.COMNama Kerispatih masih menjadi salah satu ikon musik pop rock Tanah Air yang tak lekang oleh waktu. Sejak berdiri pada 22 April 2003, perjalanan band ini dipenuhi dinamika, kesuksesan, hingga perubahan formasi yang membentuk identitas mereka hingga saat ini.

Kerispatih didirikan oleh empat mahasiswa Institut Musisi Indonesia, yakni Arief Morada, Badai, Antonius Suryo, dan Andika. Awalnya, mereka mengusung konsep musik instrumental etnik dengan aransemen modern.

Bacaan Lainnya

Perjalanan mereka berubah saat merekrut Sammy Simorangkir sebagai vokalis. Kehadiran Sammy membawa warna baru yang membuat Kerispatih mulai dikenal publik, terutama setelah tampil di berbagai panggung musik.

Karier profesional Kerispatih dimulai saat mereka bergabung dalam album kompilasi “Gulalikustik” pada 2004. Setahun kemudian, mereka merilis album perdana bertajuk Kejujuran Hati yang sukses besar.

Beberapa lagu hits yang melambungkan nama Kerispatih antara lain:

  • “Kejujuran Hati”
  • “Cinta Putih”
  • “Lagu Rindu”

Kesuksesan ini membawa mereka meraih Platinum Awards serta penghargaan di ajang SCTV Music Awards 2006.

Album kedua, Kenyataan Perasaan (2007), semakin mengukuhkan posisi mereka di industri musik Indonesia. Lagu seperti “Mengenangmu” dan “Tapi Bukan Aku” mendominasi tangga lagu nasional.

BACA JUGA: Kastil: Trio Indie Pop Indonesia yang Tetap Eksis Sejak 2008

Pada tahun 2008 hingga 2009, Kerispatih merilis album Tak Lekang Oleh Waktu dan Semua Tentang Cinta. Lagu “Aku Harus Jujur” menjadi salah satu karya paling populer mereka.

Menariknya, Kerispatih juga pernah berkolaborasi dengan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, melalui lagu “Hening”.

Tak hanya di dalam negeri, mereka juga sempat menggelar konser internasional di Hong Kong pada 2010.

Perjalanan Kerispatih tidak selalu mulus. Pada 2010, Sammy Simorangkir harus keluar dari band akibat kasus hukum. Posisi vokalis kemudian diisi oleh Fandy Santoso, finalis Indonesian Idol.

Kemudian pada 2016, Badai memutuskan hengkang untuk bersolo karier dan membentuk proyek baru.

Duka mendalam juga datang pada 2018 saat Andika meninggal dunia akibat serangan jantung.

Kini, Kerispatih tetap eksis dengan formasi:

  • Antonius Suryo
  • Fandy Santoso
  • Arief Morada

BACA JUGA: Kahitna: Legenda Musik Indonesia dengan Harmoni Cinta yang Tak Lekang oleh Waktu

Mereka terus berkarya dan tampil di berbagai panggung, membuktikan bahwa Kerispatih masih memiliki tempat di hati para penikmat musik Indonesia.

Dengan deretan lagu hits yang penuh emosi dan lirik mendalam, Kerispatih berhasil menciptakan identitas kuat di industri musik. Meski mengalami berbagai perubahan, band ini tetap bertahan dan relevan hingga sekarang.

Bagi penggemar musik pop rock Indonesia, Kerispatih bukan sekadar band melainkan bagian dari perjalanan emosional yang menemani berbagai fase kehidupan. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait