Kemenperin Buka Pendaftaran Indonesia Halal Industry Awards 2026, Dorong Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Kemenperin Buka Pendaftaran Indonesia Halal Industry Awards 2026, Dorong Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia
Wakil Menteri Perindustrian

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi membuka pendaftaran Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026, sebuah ajang penghargaan bergengsi yang menjadi bentuk apresiasi tertinggi pemerintah kepada para pelaku industri, akademisi, lembaga keuangan, serta pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam pengembangan ekosistem industri halal nasional.

Melalui penyelenggaraan IHYA 2026, pemerintah semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia yang mampu bersaing di pasar global.

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok produk halal internasional.

Menurutnya, pertumbuhan pasar halal global yang terus meningkat membuka kesempatan luas bagi industri nasional untuk berkembang dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia.

“Kami berharap semakin banyak pelaku industri yang berpartisipasi dalam IHYA 2026. Melalui ajang ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan industri halal nasional. Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa produk halal Indonesia tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki nilai tambah dan daya saing yang kuat di tingkat global,” ujar Faisol Riza di Jakarta, dikutip Minggu (21/6/2026).

Berbeda dari tahun sebelumnya, IHYA 2026 menghadirkan dua kategori penghargaan baru yang bertujuan memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan.

Dua kategori tersebut meliputi:

  • Institusi Pendidikan Tinggi Pendukung Industri Halal Terbaik
  • Lembaga Pengelola Sentra IKM Pendukung Industri Halal Terbaik

Penambahan kategori ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi triple helix, yakni kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam membangun industri halal yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kemenperin Dorong Industri Kreatif Nasional Naik Kelas, Pelaku Fesyen dan Kriya Dibekali Strategi Memahami Perilaku Konsumen

Pada penyelenggaraan tahun ini, IHYA akan memberikan 22 penghargaan yang terbagi ke dalam tujuh kategori utama, yakni:

  1. Perusahaan Industri Besar
  2. Perusahaan Industri Kecil dan Menengah (IKM)
  3. Perusahaan Kawasan Industri
  4. Lembaga Pengelola Sentra IKM
  5. Lembaga Pemerintah
  6. Institusi Pendidikan Tinggi
  7. Lembaga Jasa Keuangan

Penghargaan tersebut diberikan kepada para pelaku industri yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, kreativitas, serta kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan industri halal Indonesia.

Selain sebagai bentuk penghargaan, IHYA 2026 juga menjadi sarana edukasi dan peningkatan kesiapan industri dalam menghadapi penerapan kewajiban sertifikasi halal yang mulai berlaku pada 18 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut akan mencakup sejumlah sektor strategis, antara lain:

  • Makanan dan minuman
  • Kosmetik
  • Farmasi
  • Tekstil dan produk tekstil
  • Alas kaki dan produk kulit
  • Tableware dan glassware

Dengan adanya kewajiban sertifikasi halal, para pelaku industri diharapkan semakin siap meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar domestik maupun internasional.

IHYA terus menunjukkan daya tarik yang besar di kalangan pelaku industri. Pada penyelenggaraan sebelumnya, program ini berhasil mencatatkan 1.031 peserta dari berbagai sektor industri.

Tingginya jumlah peserta menjadi bukti semakin meningkatnya kesadaran dan komitmen dunia usaha terhadap pengembangan industri halal nasional.

Melalui IHYA 2026, Kemenperin berharap semakin banyak perusahaan, lembaga pendidikan, kawasan industri, hingga lembaga keuangan yang ikut ambil bagian dalam memperkuat ekosistem halal Indonesia.

BACA JUGA: Kemenperin Siapkan Talenta Industri 4.0 untuk WorldSkills ASEAN 2027

Pendaftaran Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 telah dibuka sejak 18 Juni hingga 24 Juli 2026 dan dapat diikuti tanpa dipungut biaya.

Pemerintah mengajak seluruh pelaku industri untuk memanfaatkan momentum ini sebagai wadah meningkatkan kapasitas, memperluas jejaring, serta memperoleh pengakuan atas kontribusi mereka dalam membangun industri halal nasional.

“IHYA adalah momentum transformasi. Kami mengundang seluruh pelaku industri untuk dapat berpartisipasi dalam mendukung ekosistem industri halal nasional melalui IHYA 2026. Mari bersama-sama kita wujudkan Indonesia sebagai pusat rantai pasok halal global,” pungkas Faisol Riza. (KSC)

TIM REDAKSI 

Pos terkait