Jokowi menegaskan pula politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri.
Pada jumpa pers itu, Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menjelaskan sumbangan satu juta dosis vaksin Sinovac tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah China untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi COVID-19.
“(Bantuan vaksin Sinovac) diberikan setelah China sebelumnya menyumbang 120 ventilator, 400 generator oksigen, dan pasokan perlatan medis terkait lainnya kepada pemerintah Indonesia Agustus lalu,” ujar Qian.
BACA JUGA: Vaksin Sinovac Dikejar Warga Singapura
Menurut Qian, berbagai pihak di China, termasuk sektor swasta telah dan akan membantu Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19. Dia meyakini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan dukungan seluruh rakyat, Indonesia akan mampu mengalahkan pandemi COVID-19.
Qian mengatakan sejak pandemi COVID-19 muncul Maret tahun lalu, China dan Indonesia saling mendukung dalam mengatasi wabah penyakit tersebut melalui kerja sama bilateral yang makin menguat.
Menurut Qian, lima produsen vaksin China telah beroperasi di Indonesia dalam hal riset dan pengembangan hingga produksi dengan menggunakan empat teknologi berbeda. China secara aktif mendukung Indonesia untuk menjadi pusat produksi vaksin regional.
Qian menegaskan di masa depan Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan vaksinnya sendiri tapi juga dapat mengekspor ke negara lain. (voa)








