KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Kapolrestabes Medan menerima penghargaan bergengsi MUI Award 2026 dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan atas keberhasilannya menekan angka kejahatan jalanan serta meningkatkan pengungkapan kasus narkoba di Kota Medan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian pembukaan Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 yang berlangsung di Jalan Masjid Raya, tepat di depan Masjid Raya Al Mashun Medan, Jumat (12/6/2026) malam.
Ketua MUI Kota Medan, Hasan Matsum, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Polrestabes Medan yang dinilai berhasil menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin kondusif.
“Malam ini kami memberikan penghargaan kepada mitra kami Kapolrestabes Medan bersama Dandim Medan yang telah berhasil menurunkan angka kejahatan jalanan sebanyak 497 kasus atau 15 persen dan meningkatkan pengungkapan kasus narkoba sebanyak 399 kasus atau naik 53 persen,” ujar Hasan Matsum.
Menurutnya, keberhasilan tersebut memberikan dampak nyata terhadap rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Prestasi ini harus ditingkatkan. Jujur saja, Kota Medan sekarang lebih kondusif sehingga masyarakat lebih berani keluar malam,” katanya.
Pemberian penghargaan kepada Kapolrestabes Medan menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warga.
Dalam acara tersebut, Kapolrestabes Medan diwakili oleh Kasat Intelkam Polrestabes Medan, Kompol Lengkap Siregar. Penghargaan diterima di hadapan ratusan undangan yang terdiri dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pelaku usaha.
Acara pembukaan KHAS V Tahun 2026 juga dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi keagamaan, serta perwakilan berbagai instansi dan lembaga.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat yang dinilai mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Saya berharap jangan dijadikan acara ini hanya kegiatan rutin tahunan sekadar membuka stand UMKM. Harus ada perbedaan, harus ada ciri khasnya,” ujar Rico.
Ia berharap kegiatan tersebut terus berkembang dan menjadi agenda unggulan yang mampu menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi berbasis halal di Kota Medan.
“Semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan tahun depan dengan harapan menjadi lebih baik lagi. Kami juga berharap kegiatan ini bermanfaat untuk umat dan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Juni 2026.
Beragam agenda edukatif dan sosial turut meramaikan kegiatan tersebut, di antaranya Haflahtul Quran, pengajian akbar, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB), lomba dai cilik, lomba nasyid modern, lomba memasak nasi kebuli modifikasi, talkshow, hingga fun walk.
Tak hanya itu, bazar kuliner halal yang diikuti 68 pelaku UMKM menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang hadir.
Pada puncak kegiatan, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik berupa doorprize, termasuk hadiah umrah dan tiga unit televisi LED yang merupakan sumbangan dari Kapolrestabes Medan.
Dengan kehadiran sekitar 500 peserta dan pengunjung pada malam pembukaan, KHAS V Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga memperkuat ekonomi umat serta meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun Kota Medan yang aman, religius, dan sejahtera. (KSC)
REPOETER: Bayu





