Kahitna dari Kafe ke Panggung Legendaris Musik Indonesia

Kahitna dari Kafe ke Panggung Legendaris Musik Indonesia
KAHITNA

KLIKSUMUT.COM – Siapa yang tak kenal Kahitna? Grup musik legendaris asal Bandung ini dikenal luas berkat lagu-lagu cinta yang menyentuh hati dan tak lekang oleh waktu. Namun, tahukah kamu bahwa perjalanan panjang Kahitna dimulai dari tahun 1986, bahkan sejak 1983

Yovie Widianto, sang maestro musik Indonesia, adalah otak di balik terbentuknya Kahitna. Sebelum mendirikan grup ini, Yovie bergabung dalam sebuah grup musik bernama Coops Rhythm Section pada tahun 1983. Grup tersebut juga sempat diperkuat oleh penyanyi kenamaan Ruth Sahanaya.

Namun karena adanya perbedaan pandangan musikal, Yovie memutuskan untuk keluar dan membentuk band baru. Pada tanggal 24 Juni 1986, lahirlah Kahitna, yang berarti “Meskipun Demikian” dalam bahasa Filipina. Menariknya, nama ini juga diplesetkan dalam bahasa Sunda menjadi “Ka-Hit-Na” yang bisa diartikan sebagai “jadi hits”.

BACA JUGA: ST12: Kisah Perjalanan Band Pop Melayu Legendaris dari Bandung

Sebelum menjadi ikon musik pop-jazz Indonesia, Kahitna memulai kariernya dengan tampil dari satu kafe ke kafe lainnya. Performa live mereka yang memukau menarik perhatian label besar Musica Studios, hingga akhirnya mereka merilis album perdana “Cerita Cinta” pada tahun 1994. Album ini langsung melejitkan nama Kahitna lewat lagu andalan berjudul sama, Cerita Cinta.

Vokalis pertama Kahitna adalah Trie Utami, yang kemudian digantikan oleh beberapa nama seperti Rita Effendy, Ruth Sahanaya, dan Hedi Yunus. Kini, formasi vokalis Kahitna diperkuat oleh trio harmonis: Hedi Yunus, Mario Ginanjar, dan mendiang Carlo Saba, yang menjadi ikon suara Kahitna.

Formasi Kahitna terdiri dari: Yovie Widianto – Piano & Keyboard, Hedi Yunus – Vokal, Mario Ginanjar – Vokal, Carlo Saba – Vokal (hingga wafatnya di tahun 2023), D. Bambang Purwono – Keyboard, Andrie Bayuaji – Gitar, Dody Isnaini – Bass, Harry Suhardiman – Perkusi dan Budiana Nugraha – Drum

Salah satu kekuatan Kahitna adalah kemampuannya menggabungkan berbagai genre seperti jazz, pop, etnik, hingga Latin, yang dikemas dalam nuansa romantis. Musik mereka cocok dinikmati oleh segala usia dan lintas generasi.

Bacaan Lainnya

Berikut adalah daftar album studio Kahitna beserta lagu-lagu andalannya: Cerita Cinta (1994), Cantik (1996), Sampai Nanti (1998), Permaisuriku (2000), The Best of Kahitna (2002), Cinta Sudah Lewat (2003), Soulmate (2006), Lebih Dari Sekedar Cantik (2010) dan Cerita Cinta: 25 Tahun Kahitna (2011).

BACA JUGA: GIGI, Legenda Musik Indonesia: Perjalanan Penuh Warna dari Tawa, Persahabatan hingga Perubahan Formasi

Kahitna bukan hanya band, tapi juga simbol romantisme dalam musik Indonesia. Mereka tidak hanya sekadar menelurkan lagu, tetapi juga menciptakan karya yang menyentuh jiwa. Bahkan setelah lebih dari tiga dekade, lagu-lagu mereka tetap diputar, dinyanyikan, dan dikenang.

Meski sempat vakum karena proyek sampingan Yovie dengan Yovie & Nuno, Kahitna selalu kembali dengan karya-karya yang lebih matang dan penuh emosi. Dengan lebih dari 9 album studio, puluhan hits, dan ratusan panggung, Kahitna telah menorehkan tinta emas dalam sejarah musik Indonesia. (KSC)

Pos terkait