KLIKSUMUT.COM | MALANG – Jeda kompetisi BRI Super League 2025/2026 tak membuat Arema FC bersantai. Justru di tengah persiapan intens, tim Singo Edan menghadapi ujian berat jelang laga pekan ke-26 melawan Malut United FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (3/4/2026).
Tim asuhan Marcos Santos dipastikan tampil pincang. Lima pemain asing andalan harus absen akibat sanksi disiplin, membuat komposisi tim berubah drastis.
Absennya para pemain tersebut bukan sekadar kehilangan pelapis, melainkan pilar utama yang selama ini menjadi kunci permainan Arema FC sepanjang musim.
“Untuk pertandingan berikutnya melawan Malut United, kami kehilangan banyak pemain karena kartu. Kami harus bekerja keras menemukan solusinya segera,” ujar Marcos Santos, Sabtu (28/3/2026).
Situasi semakin rumit setelah Walisson Maia belum pulih dari cedera fibula, mempersempit opsi pemain asing yang bisa diturunkan.
Di tengah keterbatasan, Marcos Santos memilih melihat peluang. Ia mulai memberi ruang lebih luas kepada pemain lokal untuk tampil sebagai tulang punggung tim.
BACA JUGA: Arema FC Kembali Berlatih Usai Lebaran
Sejumlah nama seperti Adi Satryo, Hansamu Yama, Rio Fahmi, dan Arkhan Fikri diproyeksikan menjadi andalan baru.
Selain itu, pemain seperti Jayus Hariono, Salim Tuharea, hingga Anwar Rifai juga masuk dalam skema rotasi.
Dalam sesi latihan terakhir, tim pelatih mulai meracik komposisi baru. Duet Hansamu Yama dan Anwar Rifai dicoba di lini pertahanan, sementara lini tengah dipercayakan kepada Arkhan Fikri dan Jayus Hariono. Di sektor depan, Salim Tuharea berpeluang menggantikan peran Dalberto.
Meski dihantam badai absensi, Marcos Santos menegaskan timnya tidak akan menyerah. Ia memanfaatkan sisa waktu persiapan untuk mematangkan taktik dan membangun chemistry antarpemain.
“Kami tidak akan menyerah dengan keadaan seperti ini,” tegasnya.
Eksperimen komposisi terus dilakukan demi menemukan formula terbaik dari skuad yang tersedia. Fleksibilitas strategi menjadi kunci agar Arema FC tetap kompetitif meski tanpa kekuatan penuh.
BACA JUGA: Persebaya Fokus Evaluasi Jelang Laga Krusial BRI Super League
“Kami akan memanfaatkan jeda waktu yang tersedia untuk mencari komposisi yang paling ideal,” pungkasnya.
Laga kontra Malut United FC diprediksi menjadi ujian mental sekaligus momentum pembuktian bagi pemain lokal Arema FC. Dengan kondisi timpang, kemenangan akan menjadi sinyal kuat bahwa Singo Edan tetap memiliki daya saing tinggi di kompetisi musim ini. (KSC)
TIM REDAKSI








