KLIKSUMUT.COM | SURABAYA – Sepak bola bukan sekadar soal menang dan kalah, melainkan tentang kemampuan bangkit setelah terjatuh. Hal inilah yang kini tengah dihadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Kekalahan telak 5-1 dari Borneo FC Samarinda sebelum jeda kompetisi menjadi pukulan berat bagi tim berjuluk Bajul Ijo. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui hasil tersebut meninggalkan beban emosional yang tidak ringan.
“Kalah dengan skor 5-1 bukanlah hal yang mudah. Sebagai pelatih, saya merasa sangat buruk,” ujar Tavares, Rabu (25/3/2026).
Situasi semakin menantang karena adanya jeda kompetisi yang cukup panjang. Kondisi ini membuat Persebaya tidak memiliki kesempatan langsung untuk bangkit di lapangan.
Namun, alih-alih larut dalam kekecewaan, Tavares memilih fokus pada evaluasi menyeluruh. Ia mengajak para pemain untuk menonton ulang pertandingan dan membedah setiap kesalahan yang terjadi.
“Kami ingin mengadakan pertemuan individual dan juga dengan tim tentang hal-hal yang belum kami lakukan dengan baik,” jelasnya.
BACA JUGA: PSIM Yogyakarta Liburkan Tim 6 Hari Saat Lebaran 2026
Dalam proses evaluasi tersebut, ditemukan bahwa permasalahan tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga mental bertanding. Menurut Tavares, Borneo FC tampil lebih agresif, cepat, dan unggul dalam duel-duel penting.
Menariknya, sejumlah kelemahan yang dimanfaatkan lawan sebenarnya sudah diprediksi sebelum pertandingan. Tim pelatih telah mengingatkan pemain terkait ancaman bola mati dan tembakan jarak jauh.
Namun di lapangan, skenario justru berjalan sebaliknya.
“Kami sudah memperingatkan, kami sudah menunjukkan video. Tapi gol terjadi dari situasi yang sudah kami bahas,” ungkap pelatih asal Portugal tersebut.
Hal ini menjadi catatan penting bahwa persiapan matang harus diiringi dengan eksekusi yang maksimal di lapangan.
Kini, Persebaya memilih untuk tidak terjebak dalam hasil buruk tersebut. Fokus utama tim adalah memperbaiki performa demi kembali ke jalur kemenangan.
BACA JUGA: PSIS Semarang Libur Idul Fitri 1447 H, Target Bangkit di Laga Krusial Lawan Persipal Palu
Tidak ada jalan instan bagi Tavares untuk membawa timnya kembali ke performa terbaik. Ia menegaskan pentingnya kerja keras, disiplin, dan peningkatan mental bertanding.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi laga pekan ke-26 dengan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (4/4) mendatang.
Laga ini menjadi momentum penting bagi Bajul Ijo untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dan kembali bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026. (KSC)
TIM REDAKSI








