Iran Balas Serangan AS, Hujani 27 Rudal ke Israel: Tel Aviv dan Haifa Alami Kerusakan Parah

Iran Balas Serangan AS, Hujani 27 Rudal ke Israel: Tel Aviv dan Haifa Alami Kerusakan Parah
Foto: Serangan rudal Iran memborbardi Israel, kali ini sasarannya adalah Israel Selatan. Pukul 10.05 WIB dilaporkan bahwa serangan rudal menghantam Beersheba, Israel Selatan. Menyebabkan kebakaran beberapa unit kendaraan yang terparkir di luar gedung, gumpalan asap hitam tebal di lokasi serangan rudal Iran di Israel. (Tangkapan layar Tangkapan layar X/@Mdais)

KLIKSUMUT.COM | TEL AVIV – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) semakin memanas. Setelah militer AS menggempur tiga fasilitas nuklir utama Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan, Iran langsung melancarkan serangan balasan yang menghantam jantung wilayah Israel.

Menurut laporan Al Jazeera pada Minggu (22/6/2025), juru bicara layanan darurat Israel mengonfirmasi bahwa roket dan pecahan peluru dari Iran menghantam sedikitnya 10 lokasi berbeda di Israel. Beberapa wilayah yang terkena dampak antara lain Carmel, Haifa, Tel Aviv, dan dataran pantai utara.

BACA JUGA: Trump Umumkan AS Bom Tiga Fasilitas Nuklir Iran: Fordow, Natanz, dan Esfahan Jadi Sasaran

Militer Israel merinci bahwa total 27 rudal ditembakkan oleh Iran dalam dua gelombang serangan. 22 rudal diluncurkan pada gelombang pertama, disusul 5 rudal pada gelombang kedua. Akibat serangan ini, kerusakan besar dilaporkan terjadi terutama di kawasan Tel Aviv dan Haifa, dua kota strategis yang menjadi pusat ekonomi dan militer Israel.

16 Orang Luka-Luka, Satu Terkena Pecahan Rudal

Laporan awal dari layanan medis nasional Magen David Adom menyebutkan 16 warga mengalami luka-luka, salah satunya terluka cukup serius akibat pecahan rudal. Sebagian besar korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.

Petugas medis dan tim tanggap darurat dilaporkan masih melakukan penyisiran di area-area yang terkena dampak serangan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Israel Buka Tempat Perlindungan, Serangan Iran Berakhir?

Komando Front Dalam Negeri militer Israel telah mengizinkan warga untuk keluar dari tempat perlindungan bom, menandakan bahwa gelombang serangan dari Iran telah berhenti untuk sementara. Namun, situasi masih sangat dinamis dan potensi serangan lanjutan belum bisa diabaikan.

Pemerintah Israel saat ini meningkatkan status siaga militer dan memperkuat sistem pertahanan udara Iron Dome untuk mengantisipasi kemungkinan serangan susulan dari Iran maupun sekutunya di kawasan.

BACA JUGA: Israel Klaim Bunuh Komandan Pasukan Quds Palestina Saeed Izadi dalam Serangan di Iran

Eskalasi Global, Dunia Waspada

Serangan balasan Iran ini menjadi respons langsung atas serangan udara Amerika Serikat yang menargetkan pusat nuklir Iran. Serangan tersebut dituding telah merusak fasilitas vital dan memicu kekhawatiran internasional atas kemungkinan perang skala penuh di Timur Tengah.

Masyarakat internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Eropa, telah menyerukan penahanan diri dan upaya diplomasi guna mencegah konflik lebih lanjut yang dapat mengancam stabilitas global. (KSC/CNBC)

Pos terkait