KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Andar Amin Harahap, menegaskan kesiapan Partai Golkar untuk bersinergi dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta meningkatkan penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba.
Andar Amin Harahap yang juga merupakan anggota Komisi III DPR RI menilai, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, lembaga legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas serta penegakan hukum yang profesional dan optimal.
“Kita berharap Kapolda yang baru dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kita siap bersinergi dan mendukung tugas-tugas kepolisian agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujar Andar di Kantor DPD Golkar Sumatera Utara, Selasa (20/10/2026).
BACA JUGA: DPD Golkar Sumut Desak APH Usut Tuntas Kericuhan di Luar Arena Musda XI
Selain menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan kepolisian, Andar juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Sumut dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara atas berbagai upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba.
Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga merusak kehidupan keluarga, mengancam masa depan generasi muda, serta berpotensi memicu berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, pemberantasan narkoba harus menjadi prioritas bersama dan dilakukan secara berkelanjutan melalui penindakan tegas terhadap jaringan peredaran gelap, koordinasi lintas lembaga, serta peningkatan partisipasi masyarakat.
“Pemberantasan narkoba merupakan salah satu prioritas yang harus terus diperkuat. Kita mengapresiasi langkah-langkah aparat penegak hukum dalam menindak peredaran narkoba di Sumatera Utara. Upaya ini harus terus dilanjutkan agar masyarakat, terutama generasi muda, terlindungi dari bahaya narkoba,” katanya.
Andar berharap, kepemimpinan Kapolda Sumut yang baru dapat memperkuat komitmen pemberantasan narkoba sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ia menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan dan menegakkan hukum tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum. Dukungan pemerintah, lembaga legislatif, organisasi kemasyarakatan, partai politik, serta partisipasi aktif masyarakat juga diperlukan agar upaya tersebut berjalan efektif.
Pernyataan tersebut disampaikan Andar Amin Harahap saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Selasa (20/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Andar didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Viktor Silaen, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Aswin Parinduri, serta Wakil Ketua MPO Partai Golkar Sumut Apri Budi.
Selain membahas sinergi dengan kepolisian dan pemberantasan narkoba, Andar juga menekankan pentingnya menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA: Terpilih Aklamasi, Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030
Menurutnya, pertambahan usia partai harus diikuti dengan peningkatan kepedulian sosial, penguatan hubungan dengan berbagai elemen masyarakat, serta dukungan terhadap program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Ia berharap seluruh kader Partai Golkar terus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, dan keterlibatan dalam berbagai upaya pembangunan daerah.
Dengan semangat tersebut, Partai Golkar Sumut diharapkan dapat terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan pemerintah daerah, guna mendukung terciptanya Sumatera Utara yang aman, tertib, serta semakin sejahtera.
Andar menegaskan, kolaborasi seluruh elemen merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat penegakan hukum, dan melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. (KSC)








