KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Harga emas perhiasan di pasar domestik Indonesia hari ini menunjukkan tren kenaikan signifikan, menarik perhatian para investor dan konsumen menjelang akhir tahun. Berdasarkan data dari Laku Emas, mayoritas kadar emas mengalami kenaikan harga per gram dibandingkan hari sebelumnya.
Pergerakan ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta peningkatan permintaan musiman jelang momen akhir tahun dan liburan panjang. Kondisi ini menjadikan emas perhiasan bukan hanya simbol kemewahan, tetapi juga instrumen investasi yang stabil dan bernilai tinggi.
BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini: Galeri 24 Tembus Rp 1,28 Juta per 0,5 Gram, Antam Belum Tersedia
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| 24K (99%) | Rp 1.903.000 |
| 23K | Rp 1.696.000 |
| 22K | Rp 1.626.000 |
| 21K | Rp 1.555.000 |
| 20K | Rp 1.480.000 |
| 19K | Rp 1.404.000 |
| 18K | Rp 1.329.000 |
| 17K | Rp 1.253.000 |
| 16K | Rp 1.178.000 |
| 15K | Rp 1.104.000 |
| 14K | Rp 1.030.000 |
| 13K | Rp 956.000 |
| 12K | Rp 881.000 |
| 11K | Rp 805.000 |
| 10K | Rp 732.000 |
| 9K | Rp 656.000 |
Sumber: Laku Emas, Minggu 2 November 2025
Emas perhiasan tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga menjadi aset berharga yang nilainya cenderung stabil bahkan saat kondisi ekonomi berfluktuasi.
BACA JUGA: OJK Sumut dan Pemko Tebingtinggi Resmikan Galeri Investasi di Mal Pelayanan Publik
Emas 24 karat memiliki kemurnian 99,99%, sehingga menjadi pilihan ideal bagi investor jangka panjang. Namun, emas 22K hingga 18K juga populer karena lebih kuat dan tahan lama, cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Menurut para analis, pemantauan harga emas perhiasan secara rutin dapat membantu masyarakat menentukan waktu terbaik untuk membeli atau menjual. Dengan tren kenaikan akhir tahun, banyak konsumen memanfaatkan momentum ini untuk berinvestasi dalam bentuk perhiasan. (KSC)







