JAKARTA | kliksumut.com – Pada puncak Perayaan Natal Partai Demokrat, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan para kader untuk harus selalu rukun dan toleran satu sama lain.
“Sebentar lagi tahun 2024, tahun politik, jangan karena hanya kontestasi politik yang sifatnya hanya sementara, kemudian bisa terpecah belah sebagai sesama anak bangsa,” tegas AHY, Minggu (8/1/2022) malam, di Hotel Sultan, Jakarta.
“Never take anything for granted. Jangan pernah menganggap remeh sesuatu, jangan pernah merasa Indonesia akan rukun selamanya, akan utuh selamanya. Ini semua harus kita perjuangkan, harus kita rawat,” pesan AHY. “Kita tahu Indonesia adalah negara demokrasi nomor 4 terbesar di dunia, yang begitu plural, begitu majemuk, berbagai macam suku, agama, ras, etnis dan kita hidup berdampingan. Kita harus rukun dan toleran satu sama lain. Ini penting kita galakan kembali,” tambahnya.
BACA JUGA: AHY Optimis Indonesia Bisa Menjadi Negara Yang Maju
Di tengah-tengah kondisi bangsa yang sedang tertekan ini, AHY berharap kader Partai Demokrat bisa membawa perubahan dan perbaikan. “Dengan spirit Natal yang menyatukan, Partai Demokrat sebagai partai yang nasionalis-religius ingin terus menyalakan lilin, sebagai simbol penerang sekaligus harapan di tengah kegelapan. Ini agar bangsa dan rakyat Indonesia senantiasa dikaruniai keselamatan, kebahagiaan dan cinta kasih sesama,” kata AHY.
“Dengan kesederhanaan namun tetap penuh khidmat, Partai Demokrat ingin memaknai Natal kali ini untuk menguatkan pesan “Unity in Diversity”. Hal ini juga kita lakukan sebagai wujud keberpihakan dan komitmen Demokrat terhadap semangat pluralisme, multikulturalisme, persatuan dan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” lanjutnya.
Dalam rangkaian acara, AHY membagikan secara simbolis bantuan sosial kepada lima perwakilan warga se-Jabodetabek yang membutuhkan. Paket bansos tersebut berisi minyak goreng, beras, dan mie instan yang berjumlah 2000 paket. Total Partai Demokrat membagikan 4000 paket bansos.
Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat Hendrik Sitompul juga menyampaikan bahwa bagi Partai Demokrat perayaan Natal bukan sebagai agenda seremonial belaka, tetapi juga merupakan panggilan untuk terus melakukan perubahan dan perbaikan.
“Selaras dengan yang kerap disampaikan Ketua Umum AHY, Partai Demokrat merupakan partai tengah, moderat, dan nasionalis-religius. Kami meyakini bahwa kerakyatan, keumatan dan kebangsaan harus dibaca dalam satu tarikan napas yang sama,” kata Hendrik.
Usai acara, menjawab pertanyaan wartawan mengenai proses koalisi, AHY menjelaskan bahwa Demokrat selalu ingin menjadi bagian dari upaya besar perubahan dan itu bisa dilakukan jika koalisi ini terbangun dan menang. “Jadi kami menghindari secara gegabah, sekedar deklarasi kemudian bubar di tengah jalan,” jawab AHY.








