Gubsu Lantik Bupati-Wabup Madina dan Labusel

  • Whatsapp
Gubsu Lantik Bupati-Wabup Madina dan Labusel
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah melaksanakan upacara pengambilan sumpah jabatan dan melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal dan Labuhanbatu Selatan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman 41 Medan, Kamis (22/7/2021).

MEDAN | kliksumut.com Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik Bupati Mandailing Natal (Madina) M Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati (Wabup) Mandina Atika Azmi Utammi Nasution, dan Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Edimin dan Wabup Labusel Ahmad Padli Tanjung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (22/7).

Pada kesempatan tersebut Gubernur meminta agar kepala daerah dan wakilnya segera menyelesaikan berbagai permasalahan daerah. Di Madina, ada beberapa permasalahan seperti stunting dan TBC yang tinggi, penambangan liar, dan infrastruktur. Sementara di Labusel, Gubernur mengharapkan penyerapan anggaran bisa dilakukan secara maksimal.

“Banyak pekerjaan di sana, karena tanah begitu subur, tanah yang bisa mendorong perekonomian, ada kopi, sayur mayur yang sangat menjanjikan,” kata Gubernur, usai pelantikan didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah.

BACA JUGA: Gubernur dan Wagub Sumut Laksanakan Salat Iduladha di Rumah

Gubernur juga meminta agar para kepala daerah langung mengonsolidasikan setiap pihak terkait. Serta mencari tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu dan menjadi prioritas.

“Pulang dari sini jangan lah euforia pesta, segera konsolidasi, pelajari benar apa yang harus anda lakukan, yakinkan bahwa sumpah itu benar-benar meresap di jati diri anda, ” kata Edy Rahmayadi.

Selain itu, Edy juga meminta agar kepala daerah dan wakil kepala daerah senantiasa akur. Hal itu bertujuan agar pembangunan berjalan konsisten sesuai dengan visi dan misi yang diusung keduanya.

“Bupati dan Wabup adalah satu, seperti suami dan istri. Ada saatnya berbeda pendapat, beda pendapat tak boleh berkepanjangan yang nantinya mengganggu keharmonisan, ” kata Edy.

Edy juga berpesan, agar semua bersatu dan bersinergi tanpa melihat ke belakang. Saat ini yang terpenting adalah menyejahterakan masyarakat.

Pos terkait