Geuchik di Tanah Luas Kembalikan Stempel, Ini Masalahnya ?

  • Whatsapp

LHOKSUKON | kliksumut.com – Sejumlah Geuchik (Kepala Desa-red) di Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara mendatangi kekantor Bupati setempat, Senin (08/03/2021).

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Asisten I Dayan Albar ,yang di jaga ketat pihak kepolisian. Aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap Peraturan Bupati Aceh Utara Nomor 1 Tahun 2021,Tentang tapal batas antara dua Kecamatan yaitu Kecamatan Paya Bakong dan Kecamatan Tanah Luas, di areal pembangunan Waduk Keureutoe Pante Bahagia.

Dalam aksi tersebut Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Geuchik beserta Imum Mukim Se-kecamatan Tanah Luas Menolak Perbup Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Tapal Batas Kecamatan Tanah Luas dengan Kecamatan Paya Bakong. Apabila Perbup Nomor 1 Tahun 2021 tidak dicabut maka kami mengembalikan stempel geuchik kepada bupati Aceh Utara.

Baca juga: Ketua DPK – KNPI Lhoksukon : DPRK Aceh Utara Kurang Kajian tentang pemindahan Kantor

Bacaan Lainnya



Ketua Forum Geuchik Kecamatan Tanah Luas Aceh Utara, Zakaria Aris melalui Alhalim Ali Forum 1 Mengatakan,menelusuri Perbup yang di keluarkan oleh Pemerintah Daerah Aceh Utara tentang Penentuan, Penegasan, dan Penetapan Batas Wilayah antara Gampong Plu Pakam Kecamatan Tanah Luas dengan Gampong Blang Pante Kecamatan Paya Bakong harus dikaji ulang. “Karna wiliyah batas Kecamatan Tanah Luas bedasarkan peta adat sebelum nya pembatasan sungai,” Katanya.

“Kita datang kekantor Bupati ini bertujuan bukan demo tapi mencari solusi yang bahwa permasalahan tapal batas antara Tanah luas dan Kecamatan Paya Bakong di tetapkan wilayah tapal batas seperti dasar sebelum nya,hukum kita masih kuat hukum adat, Pemerintahan jangan membuat hukum tertulis yang membuat kami kehilangan hak,” jelas Al Halim.

Baca juga: Dinas PK Aceh Utara Resmi Tempati Bekas Gedung Pengadilan di Lhoksukon


Menurut geuchik Forum I Tanah Luas Alhalim Ali,btapal batas yang betul adalah sungai, hal tersebut sesuai dengan Peta Pemekaran Paya Bakong dan Peta Kecamatan Tanah Luas, fakta lain adalah surat hibah PT. Setya Agung yang menyebutkan tanah dikembalikan untuk pembangunan Waduk Keureuto atas nama Desa Plu Pakam.

Merasa aksi dan negosiasi tidak ada titik temu Geuchik se kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara mengembalikan stempel tepat setelah audiensi ditutup oleh Asisten I Pemerintah Aceh Utara di Ruang Oproom, Kantor Bupati, lsekitar pukul 13.00 Wib.

Pos terkait