Reza Gladys ungkap trauma dan tekanan mental usai jadi sasaran ejekan publik akibat ulah Nikita Mirzani. Uang Rp 4 miliar disebut mengalir demi ‘tutup mulut’ selebritas kontroversial itu.
KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Persidangan kasus dugaan pemerasan dan pencucian uang yang menyeret nama artis sensasional Nikita Mirzani terus mengungkap fakta mengejutkan. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025), dokter kecantikan Reza Gladys memberikan kesaksian yang membuat publik terhenyak.
Reza mengungkap bahwa dirinya sempat mengabaikan pesan dari asisten Nikita, Ismail Marzuki, selama satu bulan. Pesan itu datang setelah Reza melaporkan Nikita ke Polda Metro Jaya. Saat dihubungi kembali oleh Ismail pada 13 Desember 2025, Reza mengaku memilih diam karena takut menjadi bahan serangan di media sosial.
BACA JUGA: Nikita Mirzani Titip Pesan untuk Publik dari Balik Tahanan
“Ya karena saya takut. Takut Terdakwa Nikita Mirzani menjelek-jelekkan saya lagi di media sosial dengan power followers-nya yang banyak,” ujar Reza di hadapan majelis hakim.
Serangan di Media Sosial Picu Gangguan Kesehatan Mental
Kasus ini bermula dari ulasan negatif yang disampaikan oleh Samira, dikenal publik sebagai Dokter Detektif, terhadap produk skincare Glafidsya milik Reza. Kritik itu kemudian ditanggapi oleh Nikita Mirzani yang menyasar langsung pribadi Reza.
Nikita menyebut Reza sebagai “dokter palsu” dan “dokter abu-abu”, merujuk pada warna kulit Reza yang dianggap tidak terawat.
“Saya dibilang dokter palsu, dokter abu-abu, yang sampai sekarang melekat nama ‘abu-abu’ itu karena katanya kulit saya tidak putih, tapi abu-abu,” kata Reza di persidangan.
Julukan “Dokter Abu-Abu” pun viral di media sosial, dan terus digunakan warganet setiap kali Reza melakukan siaran langsung.
“Setiap saya live, kata-kata yang diucapkan oleh terdakwa Nikita Mirzani selalu disebutkan oleh masyarakat di media sosial,” tambahnya.
Dampaknya sangat serius. Reza mengaku sempat dirawat di rumah sakit akibat tekanan mental yang berat.
Disarankan Bayar “Damai”, Uang Rp 4 Miliar Diberikan
Dalam kondisi tertekan, Reza sempat menceritakan masalahnya kepada rekannya, Oky Pratama. Namun, saran yang diberikan justru membuat publik terkejut.
“Oky menyarankan saya memberi uang kepada Nikita melalui asistennya, Ismail Marzuki, untuk menghentikan perundungan,” kata Reza.
Tak lama setelah itu, Ismail menyampaikan permintaan Nikita agar Reza memberikan uang sebesar Rp 5 miliar dengan iming-iming Nikita tidak akan lagi menyerangnya di media sosial dan “menghancurkan bisnisnya”.
“Asistennya bilang, Nikita minta uang tutup mulut Rp 5 miliar, katanya dia bisa dengan mudah menghancurkan Glafidsya,” terang Reza.
Karena sudah sangat tertekan, Reza menyanggupi permintaan itu, namun hanya mampu memberikan Rp 4 miliar. Uang tersebut langsung diberikan kepada Ismail.
BACA JUGA: Kejari Serang Laporkan Dito Mahendra ke Polres Serang Kota
Lapor Polisi, Nikita dan Asisten Dijerat Pasal Berat
Tak terima dengan perlakuan tersebut, Reza akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 3 Desember 2024.
Atas laporan tersebut, Nikita Mirzani dan asistennya, Ismail Marzuki, kini harus duduk di kursi pesakitan. Mereka dijerat dengan sejumlah pasal berat, yaitu:
- Pasal 27B ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
- Pasal 369 KUHP tentang Pemerasan
- Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)
Publik Soroti Kasus, Netizen Terbelah
Kasus ini langsung menjadi sorotan publik dan perbincangan hangat di media sosial. Tagar #DokterAbuAbu dan #NikitaMirzani sempat trending di X (dulu Twitter) dan TikTok. Banyak yang bersimpati kepada Reza Gladys atas tekanan psikologis yang dialaminya.
Namun, tak sedikit pula yang mempertanyakan langkah Reza menyerahkan uang dalam jumlah besar tanpa proses hukum lebih dulu. (KSC)








