KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sepanjang 2025, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat penurunan signifikan dalam gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Data terbaru dari Polda Sumut menunjukkan, total gangguan kamtibmas hanya mencapai 60.627 kejadian, turun 1.521 kejadian atau 2,48 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 62.168 kejadian.
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengungkapkan, penurunan ini juga tercermin dari aksi kejahatan yang menurun sebanyak 1.736 kasus atau 2,89 persen dibanding tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Krisis Ekologi Sumatera Utara: Dari Kehancuran Tapanuli Menuju Bom Waktu Dairi
“Meski tren gangguan kamtibmas menurun, Polda Sumut bersama polres jajaran terus mengoptimalkan patroli untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Whisnu saat memimpin Rilis Akhir Tahun 2025 di Mapolda Sumut, Selasa (30/12/2025).
Beberapa gangguan kamtibmas yang tercatat sepanjang tahun ini di Sumut termasuk tawuran, aksi geng motor, pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis (MBG), hingga perlawanan pelaku narkoba.
Kapolda Whisnu menegaskan, keamanan yang terjaga tidak hanya meningkatkan rasa aman masyarakat, tetapi juga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Ia menekankan, seluruh personel polisi telah diperintahkan untuk memberikan rasa aman secara optimal kepada masyarakat Sumut.
Dengan penurunan angka kejahatan dan gangguan kamtibmas, Sumatera Utara diharapkan semakin kondusif, menjadi wilayah yang aman dan nyaman untuk masyarakat dan investor. (KSC)
TIM REDAKSI








