Formasi Bahasa Inggris Tidak Dibuka Di Karo, Guru Honorer Kecewa

Formasi Bahasa Inggris Tidak Dibuka Di Karo, Guru Honorer Kecewa
Formasi tidak dibuka guru honorer bahasa Inggris di Karo kecewa formasi

KARO | kliksumut.com Sebagian guru SD Negeri yang masih berstatus honorer di Tanah Karo sedih dan terkesan seperti di anak tirikan, dimana saat adanya kesempatan mengikuti program Pemerintah Pusat dalam Perjanjian Kerja Pegawai Pemerintah (P3K) yang juga merupakan rekrutman untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditujukan untuk WNI yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.

Seperti yang di ungkapkan oleh Antonius B (55) pada Kamis (27/1/2022) yang merupakan salah satu guru honorer di SDN 046574 Sadaperarih SDN 044830 Cinta Rakyat dengan ijajah Sarjana Strata Satu Sastra Inggris yang sudah mengabdikan diri mengajar selama lebih 25 tahun.

“Kami sangat sedih, dengan adanya program P3K untuk guru honorer yang masih belum tepat sasaran dalam melaksanakan peraturan pengangkatan untuk P3K,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Karo Cory Sebayang Sosialisasi Perda Kabupaten Karo No.03 Tahun 2021

Ditambahkanya khususnya dirinya, guru yang berijazah Bahasa Inggris di Karo tidak di buka Formasi dengan alasan kuota penuh, artinya tidak di buka kesempatan untuk mengikuti ujian tersebut. Padahal menurut dirinya dengan masa pengabdian 3 tahun ke atas sudah sewajarnya di angkat menjadi ASN mengingat guru merupakan jantungnya Negara ini.

Mengingat begitu pentingnya pendidikan bagi para generasi, namun disini kami malah merasa bahwa kami adalah kaum yang tertindas. “Kami punya ijazah, kami S1, tapi nasib kami sangat menyedihkan,” pungkasnya.

Sementara itu Revina (41) guru honorer yang mengajar Di SD N 047178, yang sudah puluhan tahun mengabdi juga mengatakan hal yang sama kepada awak media ini, Jum’at (28/1/2022).

“Saya juga guru honorer yang berijazah S1 Sastra Inggris namun di Dapodik saya terdaftar sebagai guru kelas, itu lah sebabnya nomor peserta ujian P3K kami keluar semua, tapi yang kami sangat sayangkan formasi untuk guru bahasa Inggris tidak dibuka di Karo, alasannya jurusan dengan jabatan sebagai guru kelas tidak linier,” ujarnya.

Disebutkanya mereka kesal atas tidak di bukanya formasi untuk guru bahasa inggris, kekesalan itu timbul akibat pengabdian mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi dan mengajar.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kapolres Karo: Terima Kasih Insan Pers, Dalam Penyampaian Informasi Publik

“Padahal kurikulum untuk muatan lokal bahasa Inggris di SD untuk kelas 4,5,6 sudah ada. Kenapa tidak di usulkan hal tersebut, dimana nilai pengabdian dan keadilan untuk kami selama ini. Banyak sekali kami guru kelas dengan ijazah Sastra Inggris khususnya, namun tidak di buka kesempatan. Malah kami yang di salahkan, kenapa tidak kuliah PGSD saja dulu kata pihak Dinas sementara Dapodik kami sebagai guru kelas mereka yang membuat. kami mengajar sudah bertahun tahun dengan gelar sarjana pendidikan yang kami punya,” ujarnya.

Ia juga berharap agar program P3K ini memang betul – betul mengutamakan para guru honorer yang sudah mengajar bertahun tahun, ini kesempatan dan seharusnya pengabdian kami selama ini di nilai dan di apresiasi bukan malah di kritik.

“Untuk itu tolonglah bagi para pemangku jabatan di bidangnya di daerah kami ini mengajukan ke BKN pusat keluhan dan permohonan kami yang selama ini kami sampaikan ke pihak yang membidanginya di daerah ini,” ucapnya. (Her/Del)

Pos terkait