KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Keluarga besar civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) menggelar kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama yang dirangkai dengan sarasehan bertema “Strategi Pembelajaran di Era Digital Guna Mewujudkan Insan Kamil.”
Kegiatan berlangsung di Mr Boey’s Cafe, Jalan Bilal, Kota Medan, Sabtu (14/3/2026), dan dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta sejumlah undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMSU Prof. Dr. H. Agussani, MAP, Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, MHum, Anggota Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. Ida Hanifah, SH, MHum, Dekan FH UMSU Assoc. Prof. Dr. Faisal, SH, MHum, Wakil Dekan I Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, SH, MH, Wakil Dekan III Dr. Atikah Rahmi, SH, MH, jajaran kepala bagian, dosen, tenaga kependidikan, satuan pengaman, sahabat media, mahasiswa, serta para undangan lainnya.
Perkuat Silaturahim Keluarga Besar FH UMSU
Dalam sambutannya, Dekan FH UMSU Assoc. Prof. Dr. Faisal, SH, MHum menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama tersebut.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan kegiatan silaturahim kita di bulan suci Ramadan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mempererat sinergi dan kebersamaan seluruh keluarga besar Fakultas Hukum UMSU dalam memajukan institusi.
“Mudah-mudahan ke depan kita terus bisa bersinergi untuk memajukan Fakultas Hukum yang kita cintai ini,” katanya.
Faisal juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut turut melibatkan keluarga dari para undangan yang hadir sebagai upaya memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan FH UMSU.
“Ini merupakan wujud tekad kita untuk terus membangun silaturahim dengan seluruh keluarga besar sivitas akademika FH UMSU,” ungkapnya.
Strategi Pembelajaran di Era Digital
Dalam sarasehan yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut, Faisal menyoroti pentingnya strategi pembelajaran di era digital dalam membentuk insan kamil, yakni manusia yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki akhlak mulia.
Menurutnya, pembelajaran di era digital harus mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai spiritual dan pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an.
BACA JUGA: Yayasan Pendidikan Ibnu Halim Gelar Buka Puasa Bersama Calon Jemaah Haji KBIHU Ar Raudhah di Medan
“Pendekatan ini menggabungkan e-learning, aplikasi interaktif, dan literasi digital dengan nilai-nilai spiritual untuk membangun insan yang kompeten secara intelektual serta luhur moralnya,” jelasnya.
Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk membina karakter spiritual dan moral peserta didik.
Rektor UMSU Apresiasi Kegiatan Ramadan
Sementara itu, Rektor UMSU Prof. Dr. H. Agussani, MAP menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Hukum UMSU yang telah menyelenggarakan kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama.
Menurutnya, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan sinergi antar civitas akademika.
“Alhamdulillah, kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat ukhuwah di lingkungan kampus, sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dalam memajukan UMSU,” ujar Agussani.
Ia juga mengapresiasi berbagai kegiatan Ramadan yang dilaksanakan oleh fakultas-fakultas di lingkungan UMSU sebagai bentuk rasa syukur dan semangat kebersamaan.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat silaturahim, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk menjaga kekompakan dan membangun sinergi demi kemajuan UMSU ke depan,” tambahnya.
Tausiah tentang Pentingnya Kesalehan Sosial
Menjelang waktu berbuka puasa, Wakil Dekan I FH UMSU Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, SH, MH menyampaikan tausiah bertema “Pentingnya Kesalehan Sosial.”
Dalam tausiahnya, ia mengisahkan seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang selama bertahun-tahun tekun melaksanakan shalat tahajud. Namun dalam sebuah peristiwa ia mengetahui bahwa namanya tidak tercatat sebagai kekasih Allah karena sikap ria dan kurangnya kepedulian terhadap tetangga yang sedang mengalami kesulitan.
Kisah tersebut, menurut Zainuddin, menjadi pelajaran penting tentang keseimbangan antara kesalehan individual (habluminallah) dan kesalehan sosial (habluminannas).
“Ibadah secara personal saja tidak cukup. Allah juga melihat kepedulian sosial dan kasih sayang kita terhadap sesama,” ujarnya.
BACA JUGA: Komunitas Gusdurian Sumut Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Medan
Ia menambahkan bahwa setelah menyadari kekeliruannya, Abu bin Hasyim kemudian memperbaiki diri dengan lebih aktif membantu masyarakat sekitar serta meningkatkan kepedulian sosialnya.
Ditutup Buka Puasa Bersama
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah. Acara diakhiri dengan ramah tamah serta pembagian bingkisan Lebaran dari pimpinan FH UMSU kepada seluruh undangan yang hadir.
Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan serta semangat kolaborasi seluruh civitas akademika dalam memajukan Fakultas Hukum UMSU dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara secara keseluruhan. (KSC)








