Dolar Hari Ini 30 September 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.925 per USD, Pasar Masih Waspada

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp16.680 per Dolar AS, Dolar Menguat Usai Sinyal The Fed
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu, 30 September 2026. Rupiah dibuka di level Rp17.925 per dolar AS, menguat 56 poin atau sekitar 0,31 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.981 per dolar AS.

Pergerakan rupiah menjadi perhatian pelaku pasar setelah mata uang Garuda sebelumnya sempat menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Selasa.

BACA JUGA: Dolar Hari Ini Jumat 18 September 2026: Rupiah Masih di Bawah Tekanan

Kurs Dolar Hari Ini

Pada pembukaan perdagangan Rabu (30/9/2026), rupiah berada di level Rp17.925 per dolar AS. Penguatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan posisi rupiah setelah tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Sebagai pembanding, data Bank Indonesia menunjukkan Kurs Transaksi BI untuk USD pada 29 September 2026 berada pada kurs jual Rp18.054,83 dan kurs beli Rp17.875,17 per dolar AS. BI menjelaskan bahwa titik tengah Kurs Transaksi BI USD/IDR menggunakan kurs referensi JISDOR. Badan Pusat Statistik

Bacaan Lainnya

Sementara itu, data pasar menunjukkan pergerakan USD/IDR masih berada di sekitar area Rp17.900-an. Data historis menunjukkan pada 29 September USD/IDR bergerak dengan level tertinggi sekitar Rp18.037 dan terendah Rp17.928,4. Investing.com Indonesia

Rupiah Sempat Tembus Rp18.000 per Dolar

Penguatan rupiah hari ini terjadi setelah tekanan besar pada perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (29/9), rupiah sempat melemah hingga menembus Rp18.000 per dolar AS, level yang terakhir terlihat pada awal Agustus.

Reuters melaporkan rupiah sempat menyentuh Rp18.010 per dolar AS. Tekanan tersebut terjadi di tengah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, penguatan dolar, serta kenaikan harga minyak.

Kenaikan imbal hasil US Treasury dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar bagi investor sehingga memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Berapa 1 Dolar ke Rupiah Hari Ini?

Dengan kurs sekitar Rp17.925 per dolar AS pada pembukaan perdagangan, berikut gambaran konversinya:

  • US$1 ≈ Rp17.925

  • US$5 ≈ Rp89.625

  • US$10 ≈ Rp179.250

  • US$50 ≈ Rp896.250

  • US$100 ≈ Rp1.792.500

  • US$500 ≈ Rp8.962.500

  • US$1.000 ≈ Rp17.925.000

Nilai tersebut merupakan perhitungan berdasarkan kurs pasar pada pembukaan dan bukan otomatis sama dengan kurs jual atau beli di setiap bank maupun money changer.

Faktor yang Perlu Diperhatikan Pasar

Pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh kondisi pasar keuangan global. Salah satu perhatian utama adalah pergerakan imbal hasil obligasi AS dan kekuatan dolar di pasar internasional.

Selain itu, harga minyak dan perkembangan geopolitik global juga menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen investor terhadap mata uang negara berkembang.

BACA JUGA: Dolar Hari Ini Jumat 18 September 2026: Rupiah Masih di Bawah Tekanan

Karena itu, meskipun rupiah menguat pada pembukaan perdagangan 30 September, pergerakan kurs sepanjang hari masih dapat berubah mengikuti dinamika pasar.

Dolar hari ini, Rabu 30 September 2026, berada di kisaran Rp17.925 per dolar AS pada pembukaan perdagangan, sementara rupiah menguat 0,31 persen dari penutupan sebelumnya.

Pelaku pasar tetap mencermati perkembangan global setelah rupiah sebelumnya sempat menembus level Rp18.000 per dolar AS. Untuk kebutuhan transaksi nyata, masyarakat sebaiknya menggunakan kurs jual atau kurs beli bank dan penyedia valuta asing pada saat transaksi karena nilainya dapat berbeda dari kurs pasar. (KSC)

Pos terkait