DLH Deli Serdang Belum Jawab Penolakan Izin AMDAL, Diduga PTPN II Mencoba Merampas Kemerdekaan Pensiunan

  • Whatsapp
DLH Deli Serdang Belum Jawab Penolakan Izin AMDAL, Diduga PTPN II Mencoba Merampas Kemerdekaan Pensiunan
Pihak PTPN II dan oknum militer meyaksikan anak-anak atas suruhannya untuk mempagar lokasi di lahan di Jalan Karya Ujung, Kebun Helvetia, Desa Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang.

LABUHAN DELI | kliksumut.com Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deli Serdang belum bisa menjawab atau menkonfirmasi surat penolakan pengajuan studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) yang disampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan yang diajukan oleh PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial. Sedangkan pada hari bersamaan, Kamis (02/9/2021) sejak petang hingga malam hari, diduga ada upaya percobaan merampas kemerdekaan terhadap pensiunan yang dilakukan diduga oleh PTPN II dengan mencoba mendirikan pagar hingga kelokasi rumah pensiunan yang sudah ditempati bertahun-tahun lamanya dengan mengkerahkan beberapa oknum Militer dan diduga mempekerjakan anak-anak dibawah umur saat pemagaran di lokasi Kebun Helvetia, Dusun I Desa Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang saat siang hari berdasarkan informasi dan video yang didapatkan dari masyarakat.

“Jelas atas kejadian dihari yang bersamaan ini, kami sebagai kuasa hukum Masidi, dkk yang merupakan pensiunan PTPN II akan mendesak DLH Kabupaten Deli Serdang untuk segera menjawab secara tertulis surat penolakan pengajuan studi AMDAL dari kami yang diajukan oleh PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial agar ditolak dan kami akan sangat merasa kecewa apabila ternyata pengajuan AMDAL tersebut dikabulkan oleh DLH Deli Serdang, sebab bila dikabulkan akan berpotensi terjadi pelanggaran terhadap Hak Asasi dan hak warga negara pensiunan baik dari segi kesehatan, sosial, ekonomi dan lainnya, sehingga patut dan wajar apabila permohonan oleh PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial tidak dikabulkan,” jelas Kepala Divisi SDA, LBH Medan Muhammad Alinafiah Matondang, SH., M.Hum kepada wartawan, Jum’at (3/9/2021).

BACA JUGA: Pensiunan PTPN II Buat Surat Sanggahan dan Pemblokiran Permohonan HGB ke BPN Deli Serdang

Dihari yang bersamaan saat tim LBH Medan meminta konfirmasi jawaban atas surat penolakan dikabulkannya AMDAL yang diajukan oleh PT Deli Megapolitan Kawasan Residensial di lokasi Kebun Helvetia, Dusun I Desa Helvetia, Labuhan Deli, Deli Serdang, diduga merupakan pihak PTPN II dengan didampingi beberapa oknum TNI melakukan pemagaran di lokasi dengan diduga melibatkan anak-anak dibawah umur dan pada malam hari mencoba memagar menutup akses keluar masuk rumah keluarga pensiunan sehingga akan berakibat tertahannya seluruh penghuni rumah tersebut namun tidak berhasil sebab dihalangi oleh keluarga pensiunan dan dibantu oleh masyarakat sekitar.

“Apabila dari pihak PTPN II bersama dengan oknum-oknum militer tetap melaksanakan pemagaran rumahnya pensiunan yang mengakibatkan keluarga pensiunan itu tidak bisa lagi keluar masuk akses kerumah dia, itu sama dengan pihak PTPN II dan oknum militer itu melakukan penyandraan atau menahan mereka, sehingga berakibat kepada perampasan kemerdekaan bagi keluarga pensiunan itu, nah perbuatan itu bisa dikategorikan sebagai suatu tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 333 ayat 1 KUHP. Dan apabila itu terjadi, LBH Medan akan melakukan pengaduan ke pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara atas adanya dugaan tindak pidana tersebut serta ke Komnas HAM atas adanya dugaan pelanggaran HAM-nya,” sebut Ali kepada wartawan.

Bahkan Ali juga menjelaskan selain kepada hukum pidana tersebut, tindakan perampasan kemerdekaan itu juga melanggar ketentuan Pasal 34 Undang Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia. Selain itu juga dengan adanya dugaan keterlibatan anak-anak dalam melakukan pekerjaan pemagaran dan pembokaran rumah di lokasi perumahan pensiunan yang diawasi oleh PTPN II dan oknum militer itu juga melanggar Undang Undang pelindungan anak dan Undang Undang No.39 Tahun 1999 tentang Hak Azasi Manusia Pasal 64 tentang Eksploitasi Ekonomi terhadap Anak.

Pos terkait