Disdikbud Medan Gelar Bimtek Pendidikan Inklusif 2026, Tingkatkan Kompetensi Guru SD

Disdikbud Medan Gelar Bimtek Pendidikan Inklusif 2026, Tingkatkan Kompetensi Guru SD
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi tenaga pendidik jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan inklusif, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi tenaga pendidik jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 7–8 April 2026, di Hotel Madani dan diikuti sebanyak 100 guru SD se-Kota Medan.

Bacaan Lainnya

Bimtek secara resmi dibuka oleh Kepala Disdikbud Medan, Benny Sinomba Siregar, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Razif Gunawan Lubis.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memberikan layanan pembelajaran yang inklusif, ramah, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali.

Disdikbud menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Utara, yakni Suwarni dan Fauziah.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada strategi pembelajaran inklusif, pendekatan diferensiasi, serta penciptaan lingkungan belajar yang mendukung keberagaman siswa.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Medan Perjuangan, Tiga Rumah Warga Hangus Dilalap Api

Salah satu fokus utama dalam bimtek ini adalah peningkatan kemampuan guru dalam melakukan identifikasi dini terhadap peserta didik berkebutuhan khusus.

Melalui pelatihan ini, para guru dibekali kemampuan untuk mengenali tanda-tanda awal hambatan belajar serta memahami kebutuhan siswa yang selama ini belum teridentifikasi secara optimal.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pemenuhan Guru Pendamping Khusus (GPK) di sekolah-sekolah.

Kehadiran GPK diharapkan mampu memperkuat implementasi pendidikan inklusi, baik di sekolah umum maupun di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Bimtek ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dengan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman.

BACA JUGA: Puluhan CJH Medan Ikuti Vaksinasi Meningitis dan Polio di Medan Sunggal Jelang Keberangkatan Haji 2026

Para peserta turut dibekali pemahaman terkait program kebutuhan khusus, termasuk bentuk intervensi yang diperlukan dalam mengatasi hambatan belajar siswa.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Medan berharap kualitas layanan pendidikan inklusif di Kota Medan terus meningkat dan mampu menjangkau seluruh lapisan peserta didik secara merata.

Dengan kompetensi guru yang semakin baik, pendidikan inklusif diharapkan tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar terimplementasi secara nyata di setiap sekolah dasar di Kota Medan. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait