Dinkes Sumut Bentuk Satgas Mutu Pelayanan Antisipasi Lonjakan Pasien UHC

Dinkes Sumut Bentuk Satgas Mutu Pelayanan Antisipasi Lonjakan Pasien UHC
SATGAS MUTU PELAYANAN: Dinas Kesehatan Sumut membentuk Satgas Mutu Pelayanan untuk menjaga kualitas layanan rumah sakit di tengah lonjakan pasien UHC, khususnya di Kota Medan. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN ~ Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (SUMUT) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mutu Pelayanan untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan di era Universal Health Coverage (UHC). Pembentukan Satgas ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien di sejumlah rumah sakit rujukan.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rizal, menyampaikan bahwa peningkatan pemanfaatan layanan UHC mendorong pemerintah daerah mengambil langkah cepat dan terukur, terutama di Kota Medan yang menjadi pusat rujukan layanan kesehatan.

Lonjakan Pasien di Rumah Sakit Rujukan

Hamid menjelaskan bahwa lonjakan pasien paling signifikan terjadi di sejumlah rumah sakit besar di Kota Medan, seperti RS Haji, Royal Prima, Murni Teguh, dan RS Adam Malik.

BACA JUGA: Pemerintah Aceh Raih Penghargaan UHC Awards 2026 sebagai Daerah Terbaik

“Lonjakan pasien paling banyak terjadi di Medan, seperti di RS Haji, Royal Prima, Murni Teguh, dan RS Adam Malik,” ujar Hamid Rizal saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (29/1/2026).

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di beberapa rumah sakit tersebut telah mendekati bahkan melampaui 80 persen. Angka tersebut sudah berada di atas batas ideal dan berpotensi memengaruhi mutu pelayanan kesehatan.

Satgas Turun Langsung Awasi Mutu Layanan

Melalui pembentukan Satgas Mutu Pelayanan, Dinkes Sumut secara berkala menurunkan tim ke rumah sakit mitra BPJS Kesehatan. Satgas memeriksa penerapan standar operasional prosedur (SOP), kesiapan sarana dan prasarana, serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

BACA JUGA: Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC Madya 2026

“Jika ada pengaduan yang masuk melalui kanal media sosial kami, satgas langsung bergerak untuk klarifikasi dan perbaikan,” katanya.

Langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkualitas di tengah tingginya pemanfaatan layanan UHC.

Penguatan Layanan Kesehatan Berbasis Regional

Selain membentuk satgas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menyiapkan pengembangan layanan kesehatan berbasis regional. Pengembangan tersebut mencakup kawasan pantai timur, dataran tinggi, kawasan pariwisata, serta penguatan layanan kesehatan di Kota Medan.

Pemerintah daerah berharap skema layanan berbasis wilayah ini dapat mencegah penumpukan pasien di rumah sakit besar sekaligus memperluas akses layanan kesehatan yang merata di seluruh daerah Sumatera Utara. (KSC)

Pos terkait