Diduga Tersengat Listrik Saat Menggerinda Tangki Kapal, Pekerja Galangan Kapal Tewas Dalam Tangki

Diduga Tersengat Listrik Saat Menggerinda Tangki Kapal, Pekerja Galangan Kapal Tewas Dalam Tangki

REPORTER: Dalil Harahap

KLIKSUMUT,COM | BATAM – Seorang pekerja subkontraktor proyek perbaikan kapal di galangan PT Marine Shipyard, Tanjunguncang, Kota Batam, ditemukan tewas pada Kamis (7/8/2025) sore. Korban diketahui bernama M Raudhul Ma’ari, kelahiran Pariaman tahun 2004, yang bekerja di bawah naungan perusahaan subcon PT Sinar Lautan Agung.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, korban sedang melakukan pekerjaan penghalusan bagian dalam tangki kapal jenis semen bar yang sedang dalam proses perbaikan. Korban menggunakan mesin gerinda untuk merapikan bagian dalam tangki kapal tersebut.

BACA JUGA: Bakamla RI Amankan Kapal Selundupkan Bawang Merah dari Batam Tujuan Kualatungkal Jambi

Menurut keterangan dua orang saksi, korban terlihat sedang bekerja sendirian di dalam tangki kapal. Saksi pertama yang bekerja di ruangan lain mendatangi korban untuk meminjam isolasi. Namun, saat dipanggil, korban tidak memberikan respons. Merasa curiga, saksi mengintip ke dalam dan melihat korban sudah terbaring dengan mesin gerinda di atas tubuhnya.

Bacaan Lainnya

Saksi pertama kemudian memanggil saksi kedua untuk memastikan kondisi korban. Mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak manajemen perusahaan dan kepolisian. Dugaan awal, korban mengalami sengatan listrik saat menggunakan mesin gerinda di dalam tangki kapal.

Korban langsung dievakuasi ke RSUD Embung Fatimah. Namun, petugas medis yang memeriksa memastikan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Jenazah korban kemudian ditempatkan di kamar jenazah untuk proses lebih lanjut oleh kepolisian dan pihak keluarga.

BACA JUGA: Warga Kota Jambi Serentak Gotong Royong Massal, Peringati Hari Lingkungan Hidup dan Program 100 Hari RT

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung merespon laporan dan melakukan langkah awal penanganan di lokasi kejadian. “Kasus ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polresta Barelang. Kami hanya menindaklanjuti saat laporan awal masuk, selanjutnya ditangani di Polresta Barelang,” ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya korban. Termasuk memeriksa kelayakan alat kerja dan prosedur keselamatan kerja yang diterapkan di lokasi proyek galangan kapal. (KSC)

Pos terkait